Alasan RX- King Di Juluki Motor Jambret

Published 3 months ago -


Yamaha RX-King mungkin tidak ada artinya untuk remaja yang tahun ini genap 17 tahun. Namun bagi mereka yang sudah tumbuh kesukaan pada motor pada 1980-2000an, sosok kuda besi ini pasti lekat diingatan.

Suara knalpot yang garing dan berisik  akselerasi yang sekejap. Hingga asap putih yang mengebul dari buritan menjadi ciri khasnya. Hal-hal itulah yang membuat RX-King melekat di benak banyak penyuka motor. Satu lagi, maling gemar sekali menjadikan ini transportasi utamanya sampai-sampai julukan motor maling muncul.

Baru-baru ini salah satu pejabat Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M. Abidin, memposting di laman sosial medianya terkait RX-King. Respons positif pun bermunculan di sana. Satu persatu pemilik, pengguna, pernah menggunakan, hingga yang masih mengidamkan berkomentar. Tentu ini membuat kami terinspirasi merangkum kisah sang raja jalanan.

Sejarah Masuk Sepeda Motor Di Indonesia

Sepeda motor memiliki sejarah yang sangat panjang di negeri ini. Sepeda motor bahkan sudah hadir sejak negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda dan masih bernama Hindia Belanda, Nederlands Indie. Data yang ada menyebutkan, sepeda motor hadir di Indonesia sejak tahun 1893 atau 115 tahun yang lalu. Walaupun pada saat itu negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda, akan tetapi orang pertama yang memiliki sepeda motor di negeri ini bukan orang Belanda, melainkan orang Inggris. Orang tersebut adalah John C Potter, yang sehari-hari bekerja sebagai Masinis Pertama di pabrik gula Oemboel (baca Umbul) Probolinggo, Jawa Timur.

Sepeda motor itu didatangkan pada tahun 1893, satu tahun sebelum mobil pertama tiba di negara ini.  Hal ini membuat John C Potter menjadi orang pertama di negeri ini yang menggunakan kendaraan bermotor. Pada masa itu, di negeri ini juga hadir sepeda motor listrik beroda tiga yang menggunakan tenaga baterai, yang bernama De Dion Bouton Tricycle buatan Perancis. Sepeda motor listrik beroda tiga itu juga digunakan untuk menarik wagon penumpang. Sepeda motor lain yang juga digunakan untuk menarik wagon adalah sepeda motor Minerva buatan Belgia.

Bagi penyuka kebut-kebutan, pasti sudah gak asing lagi dengan RX-King buatan Yamaha. Ini adalah salah satu legenda motor kencang di Indonesia, bahkan dijuluki motor jambret saking kencangnya. Pertama kali dirilis pada pertengahan 1980-an, Yamaha RX-King bertahan cukup lama di pasar dalam negeri, lebih dari dua dekade. Nah, ini generasi RX-King yang pernah merajai jalanan tanah air. Dan inilah jenis Рjenis sepeda motor yamaha  RX-King sebagai  berikut ini.

1.Yamaha RX 100  (1997)

Nah ini dia sesepuhnya dari keluarga jambret, Yamaha RX100 meluncur pada tahun 1977. Mesinnya dua tak dengan kubikasi hanya 100cc dengan power 11,5 dk dengan top speed 110 km/jam, terbilang kencang tuh pada masanya! Yang bikin legendaris, meski punya mesin dua tak konsumsi bensinnya irit banget Sob! Satu liter bisa buat 40 km!

Sebetulnya sebelum RX100, ada RX125 Twin yang dijual di Indonesia pada tahun 1976. Hanya saja, RX125 Twin bukan keluarga RX karena aslinya bernama RD125 dan hanya ganti nama saja saat masuk Indonesia.

2. Yamaha RX 125 (1979)

Nah generasi selanjutnya adalah RX125 satu silinder, bukan yang twin. Mesin dua tak-nya punya kubikasi asli 123cc yang bisa menyemburkan power sampai 13 dk. Oh ya, sama seperti RX100, Yamaha RX125 masih dibekali 4 percepatan.

3.Yamaha RX-K (1980)

Ini dia motor yang benar-benar jadi cikal bakal RX-King, itu karena Yamaha RX-K sudah dibekali mesin 135cc. Power maksimal 17,5 dk dan bisa digeber sampai 150 km/jam, kebut banget pada masanya! Yamaha RX-K ini merupakan CBU dari Jepang, makanya punya kedok lampu alias bikini fairing. Sayangnya motor ini kurang laku di pasar Indonesia dan hanya bertahan hingga tahun 1983 saja.

4. Yamaha RX-S (1981)

Kalau orang tua Anda adalah seorang anak motor yang udah mainan motor dari tahun 1980-an, pasti deh bingung dengan banyaknya seri Yamaha RX yang bertebaran saat itu. Setelah RX-K, Yamaha kembali meluncurkan RX-S yang punya kubikasi 115 cc. Sama seperti RX-K, Yamaha RX-S juga didatangkan langsung dari Jepang dari tahun 1981 hingga 1983.

5. Yamaha RX- Spesial (1983)

Makin bingung lagi nih pecinta motor dua tak di Indonesia ketika Yamaha meluncurkan RX-Special. Kisahnya mirip dengan RX-K yang menjadi RX-King, ternyata RX-Special memang pengembangan dari RX-S. Mesinnya sendiri sama dengan yang digunakan pada RX-S.

6. Yamaha RX-King Cobra  (1983)

Akhirnya yang sudah ditunggu-tunggu, bisa dibilang inilah motor dua tak Yamaha yang paling legendaris di Indonesia. Dibuatnya enggak asal-asalan, sebab Yamaha melakukan survey ke berbagai daerah. Generasi pertama dari Yamaha RX-King diberi julukan Cobra karena bentuk setang dan tangkinya. Mesin dua taknya masih rakitan Jepang, sedangkan rangkanya rakitan Indonesia. Ini yang bikin mesin Yamaha RX-King Cobra dengan kode Y1-Y2 jadi incaran pebengkel dan kolektor.

7. Yamaha RX-Z (1985)

Ibarat saudara kandung tapi beda jalan hidup, begitulah pengibaratan Yamaha RX-Z dengan RX-King. Perbedaannya dengan RX King di panjang langkah silinder RX-Z yang 56 x 54 mm, sedangkan RX-King 58 x 50 mm. Makanya RX-Z punya tagline sang penjelajah, karena memang tarikan napasnya lebih panjang kalau digeber. Desainnya pakai kedok lampu, undercowl, sampai model knalpotnya bikin RX-Z terlihat lebih modern dan racy dibandingkan RX-King. Oh ya, ada versi full fairing dari RX-Z yang diberi nama Yamaha RZ-R.

8.Yamaha RX-R (1988)

Baru tau ada Yamaha RX-R? Wajar, populasinya memang sedikit di Indonesia. Selain itu kurang laku dibanding RX-King karena desainnya sama, tapi kubikasinya lebih sedikit jadi kesannya nanggung banget. Yamaha RX-R menggunakan mesin 115 cc yang mirip dengan Yamaha RX-Special. Jaman sekarang, Yamaha RX-R dengan kondisi baik jadi collector’s item buat para pecinta Yamaha RX-series karena emang langka banget yang beredar.

9. Yamaha RX-King Master (1996)

Generasi kedua dari Yamaha RX-King ini muncul di tahun 1996 hingga 2001. Perbedaannya dengan RX-King Cobra, mulai RX-King Master mesinnya sudah dibuat di Indonesia.

10. Yamaha New RX-King (2002)

Nah kalau yang satu ini adalah generasi terakhir dari keluarga RX-King sebab dihentikan produksinya karena regulasi emisi. Padahal RX-King New ini sudah ada penambahan catalytic converter pada knalpotnya sehingga emisinya bisa ditekan. Selain itu, karena ada catalytic converter itulah asapnya tidak ngebul seperti generasi lamanya, sehingga sering dikatakan RX-King empat tak karena tak ada asapnya. Uniknya, lampu depannya balik jadi bulat seperti RX100 dan RX125.

RX-Kinga dengan segala perjalanan panjangnya harus dihentikan di tahun 2008. Tapi karena namanya sudah terlalu legendaris, justru di zaman now harganya malah menjadi tinggi. Kalau ada yang kondisinya masih baik, dijamin harganya bisa gila-gilaan. Semoga artike di atas bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan buat Anda. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya ya.

22 recommended
0 views
bookmark icon