10 Penjudi Casino Ini Mengalami Kekalahan Terbesar

Published 2 years ago -


Kekalahan! Mungkin itulah sebuah harapan yang pengen kita hindari didalam kehidupan. Namun, di beberapa titik tertentu seluruh manusia yang hidup didunia ini pasti pernah menerima kekalahan, tidak terkecuali saya dan anda. Kekalahan berarti kerugian adalah semua hal seimbang dari kemenangan yang pernah kita terima.

Banyak macam kekalahan yang pasti bisa terjadi diantara kehidupan sedang kita jalani sekarang ini, salah satu contohnya yaitu kekalahan saat bermain judi (taruhan). Mengapa saya mengargumenkan satu contoh kekalahan dalam bermain judi? Tentu, sebab saya akan membahas artikel yang bertitle 10 Penjudi Ini Terima Kekalahan Terbesar dengan nilai uang cukup fantastis dimana akan membuat anda terpelengok mendengar dan melihatnya. Mungkin saja anda segera mengatakan “wow”, dan bila berlebihan akan mengatakan “bodoh banget mereka”. Namun tetapi, semua ini hanyalah pembelajaran yang dapat anda ambil hikmahnya, walaupun di pentas perjudian! Check this out…

1. Harry Kakavas

Harry Kakavas adalah penjudi pertama yang pernah tercatat dalam sejarah telah mengalami kekalahan terbesar di Crown Casino, Australia. Hanya dalam hitungan 14 bulan atau sesaat sesudah menjual aset pentingnya, Kakavas menghabiskannya di pentas perjudian Crown Casino dengan bermain baccarat dan melenyapkan uang sebesar $1,5 miliar (hasil penjualan aset).

Berdasarkan sumber yang ada, Kakavas juga pernah ditangkap pihak kepolisian Australia dan dihukum penjara dengan tuduhan telah menggelapkan uang bernilai $286,000 milik Esanda Finance Corporation Limited yang merupakan sebuah perusahaan keuangan (Bank ANZ) di “negeri kangguru”.

Kuasa hukum Harry Kakavas juga mengatakan “ia telah kecanduan judi sangat fatal, tidak dapat mengontrol dirinya saat bertaruh di casino, kemenangan besar hanyalah harapan kecil, baginya adalah bertaruh-bertaruh dan bertaruh merupakan sebuah kelayakan”, ungkap pengacara Kakavas.

2. Maureen O’Connor

Merupakan seorang janda berpredikat mantan walikota San Diego, Amerika Serikat, juga memiliki pengalaman pahit saat bermain judi dengan menerima kekalahan telak sebesar $1 miliar selama waktu sepuluh tahun. Ia juga pernah didakwa atas kasus pencurian dana hibah sejumlah $2 juta di yayasan amal milik suaminya. (Stop gambling).

3. Terrance Watanabe

Seorang pebisinis asal “negeri sakura” yang juga mewarisi perusahaan Oriental Tranding Company bernama Terrance Watanabe adalah salah satu penjudi bernasib naas dengan kehilangan uang sebanyak $127 juta dalam waktu dua belas bulan di masing-masing casino yaitu Rio dan Caesars Palace pada tahun 2007 . Ia juga pernah dituntut oleh pihak casino online bandarwin dengan menyeretnya ke “meja hijau” atas tuduhan penipuan dan perlakuan curang dimana ia tidak mau membayar kekalahan disaat bermain kartu blackjack.

4. Omar Siddiqui

Omar Siddiqui adalah seorang eksekutif manajer yang bekerja untuk sebuah perusahaan elektronik di San Francisco, Amerika Serikat. Karirnya didalam perusahaan tersebut dapat dikatakan cukup cemerlang, namun tetapi sebuah casino menjadi penyebab keterpurukan karirnya dimana ia harus kehilangan jabatan dan tuntutan penjara selama 40 tahun terkait kasus korupsi dengan menggelapkan uang pajak perusahaan yang bukan haknya. Menurut pengakuan Omar, ia melakukan ini karena ia telah kalah dalam berjudi blackjack di sebuah casino dengan menghabiskan total uang sebesar $65 juta.

5. Archie Karas

Archie Karas adalah salah seorang penjudi yang pernah meraih kemenangan besar di casino Las Vegas pada tahun 1992 hanya bermodal sangat kecil lalu untung berkali-kali lipat, namun nyatanya, akibat sikap yang tidak puas akan hasil tersebut, ia kembali bermain gambling poker di tempat yang sama pula, tetapi kali ini nasib kurang beruntung sedang memihak dirinya dimana ia tercatat kalah taruhan dalam jumlah cukup besar yaitu sekitar $60 juta.

Di tahun 2013, ia ditangkap pihak kepolisian yang diketahui pernah berlaku curang saat bermain poker di Las Vegas serta kasus pencurian di Nevada yang juga melibatkan dirinya. Dan ia harus menjalani hukuman penjara selama 3 tahun.

6. Bruno Venturi

Sebuah perusahan judi online seharusnya dapat bertanggung jawab untuk masalah apapun terhadap membernya, seperti ibcsbobet baik secara pelayanan maupun informasi harus terkandung didalam situs perjudian online agar member tidak merasa kecewa.

Akan tetapi berbeda dengan satu situs judi online ini, eurobet, yang menyangkal member bernama Bruno Venturi telah memenangkan taruhan sebesar £650,000 namun perusahaan online tersebut tidak membayarkannya. Mengapa? Inilah alasan dari pihak Eurobet “software yang dimainkan Bruno mengalami masalah serta ia tidak mengisi nominal taruhan secara lengkap dan jelas”. Alasan itu pun dibantah oleh Bruno dengan pernyataan sebagai berikut “Saya tidak menyadari adanya kesalahan tersebut, karena tidak ada pesan ataupun informasi dari pihak terkait”.

Hingga berita ini berlanjut ke pengadilan dimana hakim juga menyatakan Bruno sudah melakukan kelalaian sendiri dengan alasan yang sama (eurobet). Lantas, Bruno telah kehilangan uang £650,000 yang pada hakikatnya adalah milik kemenangan Bruno.

7. Mark Jonhson

Mark Johnson yang merupakan seorang pengusaha berusia 52 tahun sedang mencari waktu yang baik di Las Vegas untuk bermain Sport Betting Super Bowl. Namun, hal yang tak terduga terjadi dimana ia kalah $500,000 di taruhan tersebut dan menuturkan bahwa pihak casino dengan sengaja memberikannya minuman beralkohol sehingga ia tidak dapat berkonsentrasi untuk berjudi. Tidak ada yang menyangka jika permasalahan ini telah berujung ke “meja hijau”. Tentu saja pihak casino menganggap Johnson sedang mencari “kambing hitam” perihal kekalahannya sehingga Johnson tidak terlihat terlalu bodoh di mata publik karena sudah menghabiskan uang begitu banyak dalam satu malam.

Pengacara Johnson kemudian ikut angkat bicara dan meminta hakim mengumpulkan beberapa orang saksi mata serta menyuruh pihak casino untuk melihatkan rekaman CCTV agar terungkapnya kebenaran pada masalah tersebut. Dan hingga kini, yang menjadi pertanyaan adalah apakah Johnson pada tiap kunjungan selalu kalah tanpa mendapat sepeser kemenangan ditangannya? (Therichest).

8. Steve Richards

Steve Richards juga termasuk salah satu penjudi yang pernah mengalami kekalahan terbesar di pentas perjudian dengan bertaruh uang senilai £30,000 untuk tim rugby Wales saat menghadapi Australia dimana akhirnya tim rugby yang dijagokan Richards pun kalah. Menurutnya, ia menyesal telah memasang taruhan untuk tim rugby Wales dan ia juga menyatakan tidak mau bertaruh lagi untuk tim tersebut.

9. Jimmy White

Jimmy White merupakan salah seorang pemain billiard terkenal dengan meraih beberapa kali gelar juara diantaranya World Amateur Champion, Six-red World Champion, World Seniors Champion, World Doubles Champion dan Alex Higgins (wikipedia). Namun, prestasi tersebut tidak secemerlang apa yang telah dilakukannya di arena billiard saat bermain dan bertaruh di casino yang kala itu ia menerima kekalahan dengan kisaran uang sebesar $9 juta di permainan blackjack serta pacuan kuda. Tidak hanya itu saja, kelakuan “nakal” yang diperlihatkannya seperti minum-minuman beralkohol, mengkonsumsi obat terlarang, dan juga menghamburkan uang untuk pelacuran; telah membangkrutkan sejumlah dana miliknya.

10. Robert Maxwell

Di posisi terakhir untuk penjudi yang pernah mengalami kekalahan terbesar adalah Robert Maxwell dimana merupakan Bos Besar sebuah perusahaan media di Inggris. Ia menderita kerugian dengan total uang yang mencapai $2,25 juta dalam kurun waktu tiga menit untuk bermain game roulette di casino Les Ambassadeurs, London.

Hal ini juga membuat masa kelam bagi perusahaannya, dimana ia harus menanggung bayaran (gaji) para karyawan terlebih lagi utangnya terhadap pihak bank yang mencapai jutaan dollar. Hingga akhirnya pun ia meninggal dunia di usia 92 tahun dengan menyisihkan limpahan hutang yang belum terbayarkan.

 

Thanks for you sudah berkunjung di blog ini. Sampai berjumpa kembali di lain tulisan blog artikel saya berikutnya!

66 recommended
0 views
bookmark icon