Yuk, Pahami Tentang Jamur Dan Manfaatnya

Published 2 years ago -


Kamu pasti udah gak asing lagi dengan tumbuhan jamur bukan? Ya, tumbuhan ini bisa dijumpain di mana saja apalagi kalau tempat tersebut lembap. Nah, ternyata jamur tidak hanya sekedar tumbuhan saja, tetapi memiliki banyak manfaat. Untuk memahami lebih jauh lagi tentang tumbuhan jamur, mari kita simak artikel di bawah ini.

Apa Itu Jamur?

Jamur adalah tumbuhan tidak berklorofil sehingga kehidupannya bergantung pada zat-zat organik yang tersedia di alam. Kata jamur berasal dari kata latin yakni fungi. Jamur (fungi) ini bereproduksi dengan cara aseksual yang menghasilkan spora, kuncup dan fragmentasi.

Jamur banyak ditemukan pada lingkungan sekitar yang tumbuhannya subur khususnya pada musim hujan karena jamur menyukai habitat yang tempatnya lembap. Tetapi jamur dapat ditemukan di semua tempat yang terdapat materi organik. Cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang jamur disebut dengan mikologi.

Ciri-ciri jamur adalah:

  • Tidak memiliki klorofil.
  • Tubuhnya terdiri dari filamen atau benang bercabang-cabang yang disebut hifa.
  • Benang hifa berkumpul membentuk suatu anyaman masa atau gumpalan yang disebut miselium.
  • Bersifat uniseluler dan multiseluler.
  • Cara hidupnya bersifat heterotrof, baik parasit ataupun saprofit.

Cara jamur bereproduksi dengan tunas (budding). Tunas adalah mekanisme reproduksi jamur secara aseksual yang terjadi pada sebagian besar ragi (yeast) dan beberapa jamur berfilamen. Dalam proses ini, tunas (sel anak) tumbuh pada permukaan sel ragi atau hifa dengan sitoplasma yang tidak bersekat dengan sel induk.

Nukleus dari sel induk kemudian membelah diri, satu inti pindah ke tunas dan satunya lagi tetap pada sel induk. Sel induk dapat memproduksi banyak tunas melalui permukaannya dengan terus-menerus mensintesis sitoplasma dan pembelahan inti.

Setelah tunas berkembang pada titik tertentu meskipun belum terpisah dari sel induk, sel tunas itu sendiri sudah dapat menumbuhkan tunas baru dengan proses yang sama. Pada akhirnya tunas terpisah dari sel induk dan menjadi individu baru. Tunas yang terlepas dari hifa dari jamur berfilamen berlaku seperti spora (berkecambah dan tumbuh menjadi hifa baru), “spora” ini disebut dengan blastospora.

Ada tiga bentuk struktur reproduktif pada jamur yaitu gametangium, sporangium dan konidiofor. Gametangium adalah struktur tempat pembentukan gamet. Sporangium adalah struktur tempat dibentuknya spora, sedangkan konidiofor adalah hida yang terspesialisasi dengan menghasilkan spora aseksual yang disebut dengan konidia.

Manfaat Jamur Untuk Kesehatan

Di dalam kehidupan manusia, jamur juga sangat berguna. Jamur juga banyak digemari karena diketahui memiliki nilai gizi yang tinggi seperti protein, vitamin, mineral, asam amino, antibiotik dan antioksidan. Jamur adalah makanan yang lezat, mirip dengan daging. Maka tak heran bila jamur kerap diolah menjadi olahan masakan vegetarian sebagai pengganti daging yang memang pantangan dimakan vegetarian. Berikut ini adalah manfaat dari jamur untuk kesehatan:

Untuk penderita diabetes

Jamur baik bagi penderita diabetes karena jamur tidak mengandung lemak, kolesterol, sangat rendah karbohidrat, kadar protein tinggi, tinggi serat dan kaya akan vitamin dan mineral. Selain itu, jamur juga mengandung insulin alami dan enzim yang membantu merobohkan gula atau pati dalam makanan.

Hal ini juga diketahui mengandung senyawa tertentu yang membantu fungsi hati, pankreas dan kelenjar endokrin lainnya sehingga meningkatkan pembentukan insulin dan regulasi yang tepat ke seluruh tubuh.

Penderita diabetes juga sering menderita infeksi, terutama di kaki yang cenderung lama sembuhnya. Antibiotik alami dalam jamur dapat membantu melindungi penderita diabetes dari kondisi yang menyakitkan dan berpotensi membahayakan jiwa ini.

Menjaga kinerja jantung

Jamur merupakan sumber makanan yang rendah lemak namun kaya gizi. Dalam hal ini, vitamin dan juga mineral yang ada pada jamur terutama jamur kancing mampu memberikan efek yang sangat baik bagi kinerja jantung yang lebih sehat

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Jamur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kamu dengan cara meningkatkan produksi protein dan antivirus yang bermanfaat untuk melindungi sel tubuh dan memperbaiki jaringan tubuh. Jamur juga mampu meningkatkan kesehatan sel dendritik yang ada di dalam sumsum tulang kamu untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari invasi mikroba.

Sumber vitamin D

Sama seperti tubuh manusia, jamur juga akan memproduksi vitamin D ketika terkena sinar matahari. Bahkan ketika mengonsumsi ekstrak jamur kancing maka kamu akan mendapatkan nutrisi vitamin D2 dan D3.

Membantu menjaga berat badan

Jika kamu ingin menurunkan berat badan, kamu dapat mencoba mengganti konsumsi daging dengan jamur. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi jamur maka dapat menunjukkan perbaikan dalam komposisi tubuh seperti pengurangan lingkar pinggang dan penurunan berat badan.

Mencegah dehidrasi kulit

Manfaat jamur yang satu ini mampu menjaga kesehatan kulit tubuh secara menyeluruh, jamur sudah dimanfaatkan produsen kosmetik wanita sebagai bahan baku untuk kecantikan juga perawatan kulit.

Karena jamur mengandung Asam hialuronat yang berpotensi menjaga jaringan kolagen dasar di seluruh bagian kulit tubuh. Kulit yang dehidrasi akan cepat berminyak, kusam dan juga kering. Vitamin dan mineral yang diperoleh dari jamur mampu mengurangi masalah tersebut asalkan kita rutin mengkonsumsinya.

Ya, itulah kurang lebih penjelasan tentang tumbuhan jamur tersebut serta manfaatnya untuk kesehatan. Semoga dengan membaca artikel dapat menambah wawasan kamu ya…

54 recommended
0 views
bookmark icon