Apa Itu Meteor? Berikut Ulasannya

Published 3 months ago -


Meteor adalah benda langit yang berukuran kecil dengan jumlah yang sangat banyak dan mengelilingi Matahari dalam lintasan yang tak tetap. Meteor terbuat dari serpihan batu dan besi yang terpecah dari asteroid dan komet. Meteor dapat tertarik oleh gravitasi Bumi sehingga masuk ke atmosfer Bumi. Saat memasuki atmosfer, meteor bergesekan dengan udara sehingga berpiar dan terlihat seperti bintang jatuh.

Meteor merupakan penampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi, umumnya disebut sebagai bintang jatuh. Jadi meteor itu bukan saja sebutan untuk benda langit yang sudah jatuh ke bumi ya gaes, melainkan penampakan jalur nya saat memasuki atmosfer bumi.

Bagaimana penampakan itu terjadi? Penampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi disebabkan oleh panas yang dihasilkan dari tekanan ram. Jadi jika ada yang beranggapan oleh gesekan udara atau atmosfer jangan disalahkan, mari kita simak yuk penjelasannya berikut ini.

Pengertian Meteor

Dilansir dari wikipedia bahasa indonesia meteor adalah penampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi, lazim disebut sebagai bintang jatuh. Penampakan tersebut disebabkan oleh panas yang dihasilkan oleh tekanan ram (bukan oleh gesekan, sebagaimana anggapan umum sebelum ini) pada saat meteoroid memasuki atmosfer. Meteor yang sangat terang, lebih terang daripada penampakan Planet Venus, dapat disebut sebagai bolide.

Jika suatu meteoroid tidak habis terbakar dalam perjalanannya di atmosfer dan mencapai permukaan bumi, benda yang dihasilkan disebut meteorit. Meteor yang menabrak bumi atau objek lain dapat membentuk impact crater. Meteor adalah benda langit yang berukuran kecil dengan jumlah yang sangat banyak dan mengelilingi Matahari dalam lintasan yang tak tetap.

Meteor terbuat dari serpihan batu dan besi yang terpecah dari asteroid dan komet. Meteor dapat tertarik oleh gravitasi Bumi sehingga masuk ke atmosfer Bumi. Saat memasuki atmosfer, meteor bergesekan dengan udara sehingga berpiar dan terlihat seperti bintang jatuh. Meteor yang tak habis terbakar di atmosfer akan jatuh di permukaan Bumi dan menyebabkan lubang besar atau kawah. Meteor yang jatuh ke Bumi disebut meteorit.

Jika meteor yang jatuh berjumlah banyak, Bumi akan mengalami hujan meteor seperti yang teradi di Prancis pada tahun 1803. Para ilmuwan meyakini bahwa sebuah meteor yang amat besar jatuh ke Bumi sekitar 65 juta tahun silam. Peristiwa ini menimbulkan awan debu dahsyat yang menyebabkan kepunahan dinosaurus.

Sejarah Meteor

Di Arizona (Amerika Serikat) terdapat kawah dengan diameter 1,2 km dan memiliki kedalaman 170 m yang diyakini oleh para ahli sebagai kawah yang terbentuk karena jatuhnya meteor yang memiliki diameter 80 kaki (1 kaki = 30 cm) pada 20.000-50.000 tahun yang lalu.

Benda kecil di antariksa yang bentuknya lebih kecil dari asteroid, tetapi lebih besar dari partikel. Kemudian terlalu banyak meteoroid yang ada di dalam tatanan tata surya. Kebanyakan asteroid tersebut terjadi akibat adanya tabrakan antar benda-benda langit seperti asteroid maupun komet, sehingga membentuk pecahan benda tersebut.

Meteoroid yang terpencar secara bebas di antariksa tersebut dapat menembus atmosfer planet, apabila dapat menembus atmosfir bumi, lalu meteoroid disebut meteor. Di dalam atmosfer bumi, meteor ini akan berpijar akbibat terbentuknya sebuah tabrakan dengan udara pada kecepatan tinggi.

Kebanyakan meteor tersebut akan berpijar habis dan musnah segenapnya sehingga tidak mendekati permukaan bumi, kemudian sebagian meteor tidak habis berpijar dan mencapai ke permukaan bumi. Meteor yang mencapai ke permukaan bumi tersebut ialah Meteorit.

Jenis-Jenis Meteor

Meteor merupakan benda langit yang memiliki banyak jenis. Jenis-jenis meteorit ini berdasarkan kategori tertentu atau menurut kriteria tertentu. Beberapa jenis dari meteor antara lain sebagai berikut:

Berdasarkan Asal usulnya

jenis-jenis meteorit apabila dilihat dari asal usul meteorit tersebut. Sama halnya dengan jenis meteorit berdasarkan komposisinya, jenis meteorit berdasarkan asal usulnya ini dibedakan pula menjadi tiga macam antara lain sebagai berikut:

  • Meteor Asteroidal/ Keplanetan

Macam-macam asteroid berdasarkan asal-usulnya yang pertama adalah meteor Asteroidal atau yang disebut juga dengan Keplanetan. Meteorit jenis ini merupakan meteorit yang berasal dari pecahan asteroid atau planet yang telah meledak atau hancur. Asteroid atau planet yang pecah ini kemudian akan berubah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga kita menyebutnya dengan meteorit.

  • Meteor Kekometan

Selain meteorit yang berasal dari pecahan asteroid dan juga planet, ada meteorit lain yang berasal dari pecahan komet, nama meteorit jenis ini adalah meteorit kekometan. Karena merupakan pecahan- pecahan dari komet maka kandungan yang dimiliki oleh meteorit sama dengan yang dimiliki oleh komet yakni bahan- bahan penyusunnya seperti gas ataupun komponen- komponen padatan lainnya.

  • Meteorit Parabolis

Jenis meteorit berdasarkan asal usulnya yang selanjutnya adalah meteorit parabolis. Meteorit ini juga merupakan pecahan dari sebuah benda di luar angkasa namun belum diketahui secara pasti apa jenis benda tersebut.

Berdasarkan Komposisinya

Meteorit merupakan benda langit yang tersusun atas berbagai material tertentu. Benda- benda langit memang tersusun atas berbagai macam komponen, baik komponen yang berupa gas (seperti nitrogen, oksigen, karbondioksida dan lain sebagainya) maupun komponen yang berupa benda- benda padat seperti batu-batuan, debu, es dan lain sebagainya.

Nah, komponen- komponen ini berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Beberapa jenis meteorit menurut komposisinya antara lain sebagai berikut:

  • Meteorit stony

Selain besi, mateorit juga tersusun dari bebatuan/ meteorit yang bahas penyusunnya sebagian besar terdiri dari batuan disebut dengan meteorit stony. Meteorit jenis ini ditemukan sebanyak 94% dari seluruh meteorit yang pernah ditemukan di dunia ini.

  • Meteorit besi

Meteorit besi merupakan jenis meteorit yang bahan penyusunnya sebagian besar berasal dari besi. Meteorit jenis ini ditemukan sebanyak 4,8% dari seluruh meteorit yang pernah ditemukan di dunia.

  • Meteorit campuran dari besi dan stony

Jenis meteorit yang selanjutnya adalah meteorit campuran antara meteorit besi dan juga meteorit stony. Meteor ini merupakan meteor campuran yang jenisnya masih langka. Jenis meteor ini hanya memenuhi prosentase sebesar 1,2% dari total meteorit yang pernah ditemukan di dunia.

Berdasarkan Jenis Hujan Meteornya

Jenis meteorit juga ditentukan berdasarkan jenis hujannya. Kita tahu bahwa meteorit bisa jatuh dan apabila jumlahnya banyak disebut sebagai hujan meteor. Nah berdasarkan jenis hujan meteornya, jenis meteorit terdiri dari:

  • Hujan meteor perseid

Hujan meteor yang kedua adalah perseid. Seperti namanya, hujan meteor ini terjadi di atas rasi bintang perseus dan biasa terjadi ketika bumi melewati aliran meteor yang disebut dengan awan perseid.

  • Hujan meteor orionid

Hujan meteor orinoid adalah hujan yang terjadi setiap tahunnya dan berpuncak pada bulan Oktober. Nama Orionid ini diambil dari tempat bercahaya sebagai titik meteor yang melintas berasal yang disebut dengan konstelasi orion.

  • Hujan meteor quadrantid

Hujan meteor selanjutnya adalah quandrantid, yaitu sebuah hujan meteor yang asalnya dari konstilasi Bootes. Menurut pengamatan hujan meteor ini berlangsung pada bulan Januari, namun pengamatan meteor ini lebih sulit karena puncaknya hanya terjadi dalam hitungan jam saja.

  • Hujan meteor geminids

Hujan meteor selanjutnya adalah hujan meteor geminids. Hujan meteor geminids merupakan sebuah hujan meteor yang terjadi karena disebabkan oleh meteor yang berasal dari sebuah asteroid yang disebut dengan 3200 Phaethon.

17 recommended
0 views
bookmark icon