Duh, Negara Ini Biarkan Bayinya Tidur Siang Dengan Suhu Beku

Published 2 months ago -


Bayi yang baru lahir sejatinya memang la sangat lemah. Untuk itu pertumbuhan dan pertahanan tubuhnya jelas belum sesempurna orang dewasa, makanya para ibu-ibu di dunia sangat amat merawat bayi dengan hati-hati. Mulai dari cara menggendong sampai jenis-jenis makanan yang diperbolehkan untuk tiap jenjang pertumbuhan harus diperhatikan. Intinya, apapun yang berhubungan dengan bayi tidak boleh sembarangan.

Nah, tapi bagaimana jika kamu mendengan ada budaya di beberapa negara yang membiarkan bayi tidur di luar rungan saat suhu udaranya mencapai titik minus alias suhu beku? Wahh gila nggak sih? Namun, budaya tersebut memang benar adanya lho. Nah, biar kamu nggak penasaran, nih gue punya laporannya.

Budaya negara Skandinavia

Kamu tahu kan bagaimana kondisi di negara-negara Skandinavia? Negara-negara seperti Denmark, Islandia, Finlandia, Swedia dan Norwegia memang sepanjang tahun punya suhu yang bisa di bilang lumayan dingin banget. Nah, jadi menurut mereka yah bukan hal yang mengagetkan jika di negara-negara tersebut suhunya bisa saja mencapai minus beberapa derajat celcius. Namun, di sana banyak lho orang tua yang berpikir bahwa suhu yang mencapai 10 derajat celcius adalah suhu yang pas untuk bayi nya tidur di luar ruangan, yah selama waktu nya hanya berkisar satu sampai dengan dua jam saja.

Yups, budaya seperti ini memang sudah ada sejak 1940 silam. Jadi, mereka sudah punya insting yang kuat banget dan mereka tahu kapan saatnya mereka harus membiarkan bayi mereka tidur di luar dan beberapa lama selesainya. Bahkan, mereka juga sudah paham pakaian apa yang harus dikenanakan buat bayi mereka pada saati bayi mereka dibawah tidur di suhu sedingin itu.

Kalau misalkan suhi di nilai terlalu dingin hingga mencapai 14 derajat celcius biasanya mereka akan memberi selimut dan pakaian yang lebih tebal. Dan katanya sih ada pepatah populer disana, seperti tidak ada suhu yang terlalu dingin kalau kamu siap dengan pakaian yang sesuai.

Bermanfaat Untuk Perkembangan Bayi Mereka

Mereka melakukan itu bukan tanpa alasan. Alasannya juga jelas bukan ingin menyiksa’ anaknya, kok. Menurut penduduk di negara-negara Skandinavia tersebut, membiarkan dan membiasakan bayi tidur di luar ruangan dengan suhu serendah itu punya efek positif. Di antaranya:

  1. Sinar matahari langsung dan udara dingin akan menguatkan sistem imun bayi
  2. Suhu di bawah 0 derajat membuat anak lebih cepat tidur
  3. Setelah tidur di luar ruangan dengan suhu dingin, anak-anak jadi lebih aktif

Yah, meskipun belum ada studi secara menyeluruh soal hal ini, namun bayi-bayi yang tidur di luar saat suhunya mencapai 10 derajat celcius di negara-negara Skandinavia tersebut, tumbuh dengan baik dan sehat. Bahkan fisik dan mentalnya pun dinilai unggul dibanding bayi-bayi yang tidak dibiarkan tidur di luar.

Bukan masalah suhunya saja yang membuat budaya ini dapat sorotan dunia, tapi kebiasaan meninggalkan bayi-bayi di pinggir jalan ketika orangtuanya pergi belanja atau makan di restoran. Ya, memang sih tingkat kejahatan di negara-negara Skandinavia itu salah satu yang terendah di dunia, tapi kok tega ya?!

Negara Kita Juga Punya Budaya kek gitu. Yah, Tapi Tak Seekstrim Mereka pastinya

Kalau mau mengulik soal budaya, di Indonesia juga ada kok budaya bayi tidur di luar ruangan. Namun jangan samakan ya suhunya. Beda dengan orang-orang Skandinavia yang suka membiarkan bayinya tidur siang di suhu beku, kalau di Indonesia yang dicari adalah sinar matahari pagi. Sekitar jam 7 hingga 8 pagi, kamu pasti pernah menemukan orangtua yang menggendong anaknya supaya bisa terkena sinar matahari langsung.

Tujuannya pun nggak jauh beda, agar bayi tumbuh lebih baik dan lebih sehat. Budaya ini juga sama-sama dimulai sejak zaman nenek moyang kita dulu. Ya mungkin begitulah kalau kita dihadapkan dengan tantangan dan kondisi yang berbeda, budayanya jadi beda tapi intinya sama. Mungkin di negara-negara Skandinavia dengan mayoritas suhu dingin, waktu tidur siang saat matahari paling terang dimanfaatkan supaya bayinya bisa mendapat udara segar dan sinar matahari. Sementara di Indonesia yang tropis, ya waktunya paling baik sebelum sinar matahari terlalu menyengat.

Ya, intinya bayi memang sebaiknya sering-sering diajak jalan keluar biar dapat udara segar ya. Daripada di dalam ruangan terus dan menghirup udara daur ulang dari AC. Tapi susah juga sih kalau daerah sekitarnya penuh polusi.

23 recommended
0 views
bookmark icon