Terungkap! Fungsi Misterius Kantong Dan Kancing Kecil Di Celana Jeans

Published 1 month ago -


Pasti semua orang memiliki minimal satu buah celana jeans di dalam lemari. Ya, celana denim merupakan fashion item wajib punya, yang nyaman dan tetap tampil gaya. Tetapi, tak semua orang menyadari bagian-bagian unik di dalam sebuah celana jeans. Mulai dari kancing kecil yang biasa terbuat dari besi sampai kantong kecil di dalam celana jeans. Tapi apakah kamu tahu fungsi dari kantong kecil tersebut? Dan ternyata ini adalah fungsi misterius dibalik kantong kecil di dalam celana jeans.

Fungsi Kantong Kecil di Celana Jeans

Sebagaimana yang dikutip dari Independent.co.uk, soal kantong misterius ini juga tengah ramai dibicarakan di forum Quora. Sejumlah ahli jeans dan tekstil mencari jawaban atas teka-teki itu. Seorang pengguna forum, Renata Janoskova, coba menjawab dengan mengutip Levi Strauss, merek jeans terkemuka dari Amerika Serikat. Menurut blog Levi Strauss, kantong kecil itu rupanya dibuat untuk menyimpan jam saku. Levi mendesain kantong ini untuk para cowboy menyimpan jam mereka.

“Ini kantong jam. Kembali pada tahun 1800-an, coboy biasanya menggunakan jam pada rantai dan menyimpannya di rompi mereka. Untuk menjaga supaya tidak rusak, Levi memperkenalkan saku kecil ini di mana mereka dapat menyimpan jam mereka.”

Tapi saat ini jam yang dirantai itu sudah tidak dipakai, lalu kenapa saku itu masih dipertahankan? Mengenai pertanyaan itu, juga ada penjelasan. Levi Strauss menyatakan, kantong itu “ disukai oleh pecinta jeans”. Jadi meski fungsinya sudah memudar, kantong itu masih saja dipasang. Namun, soal kantong kecil itu, ada versi lain menyebut bahwa kantong kecil itu didesain untuk para penambang di AS. Kantong tersebut dipakai untuk menyimpan butiran emas yang ditambang.

Fungsi dari Kacing Kecil

Namun, tak hanya fungsi kantong kecil yang ada di dalam celana jeans saja yang menjadi pertanyaan banyak orang. Kacing kecil yang terbuat dari besi pun telah menjadi pertanyaan banyak orang, apakah fungsi dari kacing kecil tersebut?. Celana jeans umumnya memiliki sembilan bagian atau fitur dasar yang tak berubah selama 150 tahun. Dan salah satu bagian yang tetap itu adalah kacing kecil atau di Indonesia sering disebut paku keling.

Kancing kecil tersebut ternyata tidak berfungsi sebagai kancing sama sekali. Ternyata benda tersebut dikenal dengan nama ‘rivet’ atau yang dalam bahasa Indonesia berarti paku tumpul. Sebagian orang mungkin tidak terlalu memperhatikan rivet ini. Mereka menganggap rivet adalah hiasan agar celana jeans terlihat kokoh dan kuat. Atau menganggap rivet bagian dari desain saku celana jeans. Padahal, rivet ini ada tidak hanya untuk alasan estetika. Rivet memiliki sejarah yang menarik, dan dipasang di celana jeans karena ada tujuannya. Paku tersebut biasanya dipasangkan pada area jeans yang rawan sobek karena gesekan atau pergerakan si pemakainya. Selain itu, benda ini juga berguna untuk membuat jeans lebih kuat dan tahan lama.

Penempatan paku tumpul pada jeans bukan tanpa alasan lho. Seperti dikutip dari independent.co.uk, pada tahun 1870an para buruh memakai jeans saat bekerja, namun pekerjaan yang melibatkan fisik membuat celana mereka mudah rusak dan robek. Maka dari itu, para istri dari pekerja buruh tersebut mendatangi seorang penjahit bernama Jacob Davis dan memintanya untuk membuatkan celana jeans yang tak mudah rusak. Akhirnya Davis menempatkan paku tumpul pada bagian-bagian yang mudah rusak karena gesekan tangan salah satunya di area kantong. Karena ide briliannya ini, celana jeans buatannya laku keras dipasaran. Ia kemudian memutuskan untuk bekerja sama dengan Levi Strauss, dan menjadi awal mula terciptanya merek ternama “Levi’s”.

17 recommended
0 views
bookmark icon