Seru Namun Berbahaya, Inilah Dampak Dari Pelepasan Balon Gas Ke Udara

Published 1 week ago -


Balon gas memang salah satu bentuk hiburan yang sangat disenangi oleh anak-anak. Banyak penjual balon gas yang berinovasi dengan merubah bentuk atau menggambarnya dengan sejumlah tokoh film kartun anak-anak. Tidak hanya diminati oleh anak-anak, balon gas yang jumlahnya mencapai puluhan hingga ratusan, terkadang di lepaskan ke udara sebagai simbol peresmian sebuah acara. Tapi tahukan anda ternyata balon gas yang dilepas ke udara ternyata dapat ‘mengancam’ ribuan nyawa makhluk hidup di muka bumi. Balon gas sendiri merupakan sebuah penemuan dari Michael Faraday di tahun 1800-an. Yaitu sebuah kantung fleksibel yang terbuat dari bahan semacem karet, lateks, nilon, dan chloroprene. Umumnya sih balon berisi gas kayak helium, udara, nitrogen monoksida, dan hidrogen.

“Balloonfest ’86” adalah kegiatan yang diadakan di kota Cleveland, dimana kegiatan itu diadakan untuk memecahkan rekor balon gas helium terbanyak yang dilepaskan sekaligus. Jumlah balon yang ingin dilepas adalah 1,5 juta buah balon, untuk mengalahkan rekor sebelumnya, yaitu yang diadakan saat hari ulang tahun Disneyland ke-30, di tahun sebelumnya. Siapa sangka, kondisi cuaca akan merusak segalanya. Kegiatan ini memerlukan ribuan sukarelawan, yang berkumpul bersama di lapangan utama Cleveland, Ohio pada tanggal 27 September 1986, untuk memegang sebanyak mungkin balon. Organisasi United Way of America berperan sebagai koordinator pengelolaan dana serta publikasi kegiatan ini. Kegiatan itu dimulai sebagai pesta penuh warna, dimana fotografer Thom Sheridan berhasil menangkap beberapa gambar yang indah. Yang pertama kali terkena dampak buruk dari kegiatan ini adalah bandara. Bandara di kota ini harus ditutup selama beberapa jam dan banyak hal yang harus dilakukan untuk membersihkan landasan dari balon-balon yang berjatuhan. Masalah berkembang sampai ke Danai Erie, dimana penjaga disana harus menunda pencarian dua orang navigator yang hilang, karena balon-balon memenuhi seluruh danau. Tak hanya itu saja, berikut ini merupakan masalah yang di hadapi ketika jutaan balon gas itu dilepaskan di udara.

Kasus Pelepasan Balon Gas ke Udara

 

1. Merusak Lingkungan

Sebuah kasus penemuan sampah yang diduga kuat berasal dari karet balon gas di Edwin B. Forsythe National Wildlife Refug, sebuah kawasan seluas 47000 hektar dan habitat dari jutaan burung-burung imigran di Jersey Shore. Para pekerja disekitar lokasi baru-baru ini nemuin lebih dari 100 sampah balon baik di daerah rawa-rawa ataupun di sekitaran pantai. Lingkungan yang seharusnya tempat pemberhentian satwa (burung) yang akan imigrasi harus kotor karena ulah manusia yang tak bertanggung jawab.

2. Menjadi Sampah

Balon-balon gas yang dilepas ke udara bakal terbang setinggi mungkin sampe batas maksimal sampai akhirnya balon meletus dan jatuh lagi ke tanah, atau yang lebih ekstrim, ke laut. Otomatis dong, balon yang terbang ke langit itu bakal balik lagi berserakan ke darat atau laut, dan jadi sampah yang mengotori bumi sampe bertahun-tahun karena susah di urai.

3. Mencemari Lautan

Waktu balon itu kena air laut yang asin, warna balon juga lama-lama hilang. Nah, kalo warna balon hilang dan jadi transparan, maka binatang-binatang laut bakal ngira balon itu adalah makanan dan memakannya. Penyu laut yang suka ubur-ubur, yang bergerak dan bentuknya kayak balon juga bakal memakannya. Waktu penyu itu makan balon, balon bisa menutup lambungnya dan akhirnya kelaparan bahkan sampai meninggal.

Ikan paus juga sering makan balon di laut dan masuk ke dalam perutnya, yang bisa ngebikin ikan paus itu meregang nyawa. Ditemuin juga kasus burung-burung yang mati terbelit pita balon.

4. Tak Mudah Terurai

Kalo kamu masih nggak percaya, coba deh misal kamu punya balon yang nggak diisi udara, coba tarik balonnya, dan buktiin apa bisa kamu robek. Kalo nggak bisa dirobek, bukan berarti kamu payah, tapi balon emang terbuat dari bahan yang kuat, sehingga bisa berbahaya buat binatang, apalagi kalo sampe tertelan masuk ke perut.

Balon-balon mulai membanjiri kota, kebanyakan balon tersebut jatuh karena suhu udara yang dingin ataupun hujan, yang kemudian menyebabkan balon-balon tersangkut juga jatuh dimana-mana. Akhirnya, United Way of America harus menghadapi banyak tuntutan serta masalah serius karena hal ini.

Di sisi lain, selain mengalami kepahitan karena peristiwa ini, kota Cleveland mendapat pengakuan karena memecahkan rekor sebagai kota yang melepaskan balon gas helium terbanyak dalam satu waktu. Ya, selalu ada hal positif dalam setiap ketidak beruntungan.

5 recommended
0 views
bookmark icon