Perhiasan Kuno Berbalut Emas

Published 8 months ago -


Di zaman sekarang ini hampir semua wanita menggunakan berbagai macam perhiasan seperti emas. Tujuannya sih cukup simple yaitu hanya karna ingin terlihat menarik dan elegan.

Tapi tahukah kalian bahwa emas termasuk salah satu perhiasan yang sudah ada sejak zaman kuno? Yaps, emas merupakan logam yang bersifat lunak dan telah digunakan sejak dahulu sebagai perhiasan, koin, patung, dan kapal serta digunakan juga sebagai hiasan untuk gedung, monumen dan patung. Emas juga digunakan sebagai lambang kekekalan dan kekuasaan di berbagai budaya kuno. Kelangkaan dan kualitas estetika membuat emas menjadi sangat berkelas.

Pertama kali emas ditemukan di permukaan dekat sungai di Asia kecil seperti Pactolus di Lydia dan emas juga terdapat di bawah tanah sejak 2000 SM oleh orang Mesir dan kemudian oleh orang Roma di Afrika, Portugal, dan Spanyol. Emas sangat mudah dicampur dengan logam dan lainnya seperti perak dan tembaga untuk meningkatkan kekuatan dan mengubah warnanya. Nah, Berikut adalah beberapa perhiasan yang pernah ada di zaman kuno.

1. Cincin Pesan Romantis

Sebuah cincin yang bertuliskan pesan romantis berusia lebih dari 300 tahun ditemukan di Irlandia bagian utara. Seorang pria pencari harta karun bernama Tom Ross menemukan cincin tersebut di sebuah lahan garapan dekat Newtownabbey, County Antrim. Cincin indah ini diperkirakan berasal dari tahun 1600-an dan mengandung 85% emas. Di masa itu cincin ini dgunakan untuk pertunangan dan sejak 1500-an benda tersebut mulai dikenal sebagai simbol komitmen pasangan laki-laki dan perempuan.

Ross menemukan benda tersebut ketika menggunakan alat deteksi logam yang menjadi hobinya selama empat tahun terakhir. Kemudian dia membawa benda tersebut ke pakar museum di Irlandia Utara yang dapat mengetahui arti benda tersebut. Kurator di Museum Nasional Irlandia Utara, Elise Taylor, mengatakan kepada pengadilan bahwa prasasti di cincin itu merupakan tradisi pada masa itu. Dia mengatakan nama ‘posy’ yang terukir berkaitan dengan kata dalam bahasa Perancis, poesy atau puisi.

2. Sepasang Gelang Emas

Gelang ini berasal dari Indoensia daerah Gowa Sulawesi Selatan itu bermaterial : Perak, emas dan batu permata dengan dimensi: 2,6 x 10 cm (per buah) dan berfungsi sebagai penghias tangan. Tampak pada gelang itu butiran batu permata yang berwarna hijau tosca menghiasi di sekeliling permukaan gelang. Motif ukir-ukiran menghiasi pada bagian sampingnya.

3. Mahkota Emas Dewi Cinta

Seorang kakek di Dorchester, Inggris, tidak menyangka bahwa kotak yang didapat dari kakeknya menyimpan sebuah mahkota emas murni yang diduga berasal dari peradaban Yunani Kuno berusia 2.300 tahun. Para ahli memperkirakan bahwa itu merupakan mahkota myrtle yang berasal dari tahun 300 SM. Mahkota itu memiliki diameter 20 cm dan memiliki bobot 100 gram. Bangsa Yunani kuno menggunakan mahkota dengan bentuk tersebut untuk acara keagamaan dan kompetisi atletik. Mahkota myrtle secara khusus dikaitkan dengan Aphrodite. Myrtle merupakan bunga suci bagi dewa itu dan merupakan pengingat nyata dari kekuatan cinta.

4. Cincin Emas Prajurit Griffin

Pada 2015 para arkeolog mengekskavasi makam Prajurit Griffin yang berusia 1500 SM. Makam tersebut dipenuhi dengan artefak, termasuk empat cincin emas misterius. Cincin tersebut terdiri dari beberapa lembar emas dan memperlihatkan gambar rumit dari mitologi Minoa. Para ahli meyakini cincin tersebut dibuat di Kreta dan digunakan untuk menyegel dokumen resmi. Peradaban Minoa di Kreta menghilang secara misterius pada 1200 SM. Menurut teori, Peradaban Mykenai menaklukan Minoa dan menyerap budaya mereka. Sementara itu beberapa lainnya menduga bahwa cincin itu merefleksikan interaksi budaya dan pertukaran ide.

5. Gesper Sabuk

Gesper sabuk itu sangat istimewa. Selain terbuat dari emas, pada bagian depannya juga terdapat hiasan berupa batu mulia yang beraneka warna. Kilau pada batu mulis dan warna emasnya itu memnacarkan pesona keanggunan dan kemewahannya.

6. Kalung Emas

Perhiasan berupa kalung emas itu indah sekali karena pada bagian tengahnya terdapat semacam liontin yang bertahtakan batu mulia. Desainnya sangat artistik dengan nuansa yang sangat klasik dan perhiasan itu merupakan
perhiasan dari kerajaan dan peradaban pada masa lampau. Tetapi sayangnya kalung emas tersebut menjadi koleksi museum di luar negeri.

Waah, ternyata perhiasan di zaman kuno juga tak kalah hebatnya yaa dengan perhiasan modern saat ini. Tetapi selain bentuknya yang memukau, perhiasan tersebut juga memiliki banyak sejarahnya. Hemm, andai aja dijual, pasti langsung mimin beli wkwk.

50 recommended
0 views
bookmark icon