Inilah Jenis Keju Yang Ada Di Dunia

Published 1 year ago -


Kamu suka makan keju? Berarti temennya tikus dong ya, hehehe. Semua orang pasti menyukai keju karena rasanya lezat, keju juga bisa dicampur untuk bahan membuat kue dan masih banyak lagi kegunaannya. Bukan hanya itu lho, ternyata keju juga banyak jenis-jenisnya dan mungkin belum pernah kamu coba. Berikut ini adalah jenis-jenis keju yang ada di dunia:

Brie

Dibuat dari susu sapi dan memiliki tekstur yang lembut, inilah keju Brie. Brie adalah keju asli yang berasal dari Perancis. Keju Brie memiliki warna yang pucat dengan sedikit abu-abu di bagian bawah keju. Jika dimakan, keju Brie memiliki rasa yang hambar. Rasa hambar ini yang membuat Brie menjadi keju unik yang wajib kamu coba.

Untuk membuat keju Brie, digunakan susu sapi khusus yang telah dihilangkan kandungan lemaknya. Keju Brie sangat cocok dikonsumsi bersamaan dengan buah, kacang dan roti. Tapi ada beberapa orang yang memakan Brie bersamaan dengan champagne, anggur dan juga bir. Dan rasanya sangat luar biasa.

Cheddar

Cheddar ditemukan di kota Somerset, Inggris dan terbuat dari susu sapi. Tidak ada batas waktu untuk mengkonsumsi keju cheddar. Tapi para pecinta keju mengatakan bahwa lebih baik memakan keju cheddar yang telah berumur 1 tahun. Di Indonesia, keju ini sudah sangat popular. Keju ini sering digunakan untuk sandwich, burger dan juga memanggang daging. Dengan tekstur yang lembut, creamy dan rasanya ringan tidak heran keju ini disukai oleh banyak orang. Cheddar berwarna kuning terang tapi ada juga yang berwarna putih.

Stilton

Keju Stilton ini berasal dari Inggris. Keju ini menjadi keju yang pembuatannya harus khusus. Hanya 3 daerah di Inggris yang boleh memproduksi keju ini, yaitu Derbyshire, Leicestershire dan Nottinghamshire. Keju ini dibagi menjadi 2 yaitu keju yang berwarna biru dan putih. Keju Stilton berwarna biru memiliki karateristik rasa dan aroma yang jauh lebih kuat dari keju Stilton putih. Nama Stilton diambil dari sebuah desa tempat asal keju ini ditemukan yakni Stilton. Pertama kali ditemukan oleh seorang pria bernama Cooper Thornhill pada tahun 1730. Stilton dibuat dari susu sapi yang sudah disterilisasi dan dikentalkan.

Mozzarella

Mozzarella merupakan keju asal Italia yang terbuat dari susu sapi atau susu kerbau air. Keju inilah yang menjadi kunci kelezatan pizza. Mozzarella memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang tidak terlalu tajam. Sebagai catatan, Mozarella enak dimakan ketika dilelehkan daripada masih berbentuk bulat.

Parmigiano-Reggiano

Terbuat dari susu sapi, nama Parmogiano-Reggiano diambil sesuai dengan daerah tempat asal keju dibuat, yakni Parma, Reggio, Emilia, Bologna, Modena dan Mantua. Jadi hanya daerah tersebut yang bisa menggunakan nama produk Parmigiano_Reggiano. Keju jenis ini merupakan keju yang sempurna digunakan untuk pasta dan salad. Semakin keras bentuk keju, semakin asin pula rasanya. Jika ada sejumlah orang menyebut keju ini dengan nama Parmesan, tidak perlu bingung karena keduanya adalah sama. Perdagangan keju jenis ini ternyata diatur dalam Undang-undang perdagangan yang ada di Eropa. Jadi penjualannya tidak sembarangan.

Gouda

Nama Gouda merupakan nama keju yang berasal dari negeri kincir yaitu Belanda. Lebih tepatnya, nama keju ini dinamakan sesuai dengan kota asal keju ini dibuat yakni kota Gouda. Keju yang terkenal dari Belanda ini paling bagus dikonsumsi setelah disimpan selama 1 tahun dan paling cepat adalah 4 minggu.

Keju Gouda adalah keju semi keras yang terbuat dari susu sapi pilihan. Rasanya sangat ringan dan juga lembut di mulut. Gouda yang disimpan lebih lama dapat memiliki rasa garing. Gouda merupakan keju jenis cocok merupakan keju yang cocok digunakan sebagai salad atau ditaburi di atas makanan khas Belanda yaitu casseroles.

Roquefort

Memiliki rasa yang kuat disetiap gigitan nya ditambah dengan warna biru nya yang ubik kamu harus mencoba keju jenis ini. Rasanya menggambarkan lautan, asin dan kuat dan Roquefort ini adalah keju yang berasal dari Prancis. Jika keju biasa dibuat dari susu sapi, Roquefort dibuat dari susu domba. Diperkirakan butuh waktu minimal 5 bulan untuk bisa menikmati rasa asin dari keju ini. Warna biru yang terdapat pada keju berasal dari jamur jenis Penicilluim Roquefort.

Emmental

Dibutuhkan waktu selama 4 bulan agar keju ini bisa mengeluarkan rasa terbaiknya. Keju jenis Emmental ini memiliki rasa manis yang gurih yang bisa membuat mulut kamu tidak bisa berkata-kata. Berasal dari Swiss, Emmental adalah keju asli yang terbuat dari susu sapi yang tinggal di pegunungan Alpen. Lubang yang terdapat pada keju Emmental berasal dari gas karbon dioksida yang diciptakan oleh bakteri Propionibacterium freudenreichii. Berwarna kuning, keju ini sangat cocok digunakan untuk makanan fondue dan casseroles.

Danablu

Danablu atau yang biasa disebut Danidh Blue Cheese adalah keju yang harus coba. Keju ini berasal dari Denmark. Meski berasal dari Denmark, keju ini juga popular di Amerika Utara. Keju danablu adalah salah satu keju yang memiliki rasa cukup kuat. Dibuat dari susu sapi, tekstur keju ini cukup lembut dengan warna putih sampai kuning, sedikit lembab dan kulitnya bisa dimakan.

Danablu ditemukan pertama kali abad ke-20 oleh seorang pembuat keju terkenal asal Denmark yang bernama Marius Boel. Awal nya Boel ingin membuat keju tiruan Roquefort tapi pertnyata hasil keju buatan nya menciptakan keju jenis baru yang dinamakan Danablu. Rasa kejunya yang asin membuat keju ini unik dibandingkan dengan yang lain.

Nah itulah jenis-jenis keju yang ada di dunia, apa kamu pernah mencoba salah satunya? Seperti yang kita tahu, keju adalah sebuah makanan yang dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut rennet. Sampai disini dlulu ya pembahasan jenis-jenis keju, semoga dengan informasi ini dapat menambah wawasan kamu.

43 recommended
0 views
bookmark icon