Fakta Menarik! Otak Manusia Memiliki Kapasitas Penyimpanan Setara Dengan Internet

Published 8 months ago -


 

Kebanyakan dari kita tahu bahwa otak merupakan sistem pusat saraf yang ada pada setiap makhluk hidup di dunia. Tetapi banyak pula dari kita yang tidak mengetahui bagaimana bisa mereka menyerap semua informasi. Nah, di artikle kali ini saya akan memberikan beberapa informasi mengenai kapasitas otak untuk menampung informasi yang diterima. Yuk, kita intip informasinya dibawah ini.

Saat ini otak manusia dikenal sangat mampu untuk menampung beberapa informasi sekaligus, akan tetapi sebuah penelitian mengubah pandangan itu karena penelitian tersebut telah mengetahui bahwa ternyata otak manusia memiliki kapasitas 10 kali lebih besar dari yang pernah dikirakan sebelumnya.

Kita tahu bahwa otak manusia terdiri dari sekitar 100 miliar neuron dan terdapat 1.000 neuron lainnya sehingga totalnya bisa mencapai 100 triliun. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Salk Institute ini memberitahukan bahwa otak manusia ternyata memiliki kapasitas memori sekitar 1 petabyte atau setara dengan 10 juta gigabyte. Jumlah itu diperkirakan setara dengan internet saat ini. “Ini adalah sebuah kabar yang mengejutkan di bidang neurosains,” ujar Terry Sejnowski, salah seorang peneliti dari Salk Intitute.

Pada saat seorang bayi lahir ia memiliki 1.000.000.000.000 sel otak (neuron). Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk bumi abad 21 sebanyak 6.000.000.000. Itu berarti dalam kepala bayi terdapat sel otak sebanyak 166 kali lipat jumlahnya daripada manusia yang tinggal di planet ini.

Tiap sel otak memiliki ratusan dan ribuan cabang atau tentakel yang mirip sekali dengan gurita yang berukuran mikro. Masing-masing tentakel ini berisi jamur atau spina dendrit yang mengandung ribuan zat kimia. Inilah yang menyebabkan otak dapat dapat merespon setiap pesan, semua informasi dalam setiap pikiran, setiap pengalaman belajar dan setiap daya ingat yang dimiliki.

Contohnya saja seperti saat kita berpikir, sebuah gelombang elektromagnetis bergerak turun ke cabang sel otak, memicu zat kimia di dalam salah satu jamur yang kemudian dengan cepat menyebrangi jarak pendek untuk memicu zat kimia di dalam spina dendrit lainnya. Hal ini kemudian memicu respons elektromagnetis dari sel otak sebelahnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut, para peneliti memutuskan terlebih dulu untuk melakukan penelitian pada hippocamus pusat memori dari otak seekor tikus untuk mengetahui kapasitas memori dari sinapsisnya. Sinapsis merupakan bagian penting dari otak untuk mengirimkan sinyal ke neuron. Menurut para peneliti, semakin besar sebuah sinapsis maka tingkat keberhasilan mengirimkan sinyal ke neuron juga akan semakin sukses. Hasil dari penelitian itu menunjukan bahwa sinapsis dapat memiliki ukuran yang berbeda dan dapat bertambah setidaknya 8 persen. Dari informasi itu dimungkinkan ada sekitar 26 kategori ukuran sinapsis. Jumlah ini jelas lebih banyak dari yang diperkirakan sebelumnya.

Jumlah kategori sinapsis yang tak terduga itu kemudian menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa potensi kapasitas memori otak manusia ternyata lebih hebat dari yang diketahui sebelumnya. Bahkan, Sejnowski juga tak menyangka kalau penemuan ini lebih jauh dari yang pernah dipikirkan sebelumnya. Tak hanya membuka informasi baru terkait otak manusia, penemuan ini juga dapat membantu pengembangan di bidang lain. Para peneliti menyarankan temuan ini nantinya dapat menjadi acuan untuk membuat komputer dengan desain yang lebih efisien dan lebih tepat dengan menggunakan prinsip dari jaringan saraf dan proses belajar.

Tidak ada seorangpun manusia yang hidup yang pernah mendekati penggunaan otak secara maksimal. Kekuatan otak manusia memang tidak ada batasannya. Berbeda dengan manusia normal dan manusia jenius. Karena rata-rata manusia normal hanya menggunakan 3% kapasitas otaknya sedangkan manusia jenius menggunakan 4% otaknya. Kata (Petr Akhonin, Ilmuwan Otak).

Serangga, ikan, burung atau hewanlainnya pun memiliki sel otak yang sama seperti yang dimiliki manusia. Hanya saja mungkin jumlah sel yang dimilikinya lebih sedikit. Jumlah sel otak yang dimiliki inilah yang menentukan kecerdasan setiap makhluk hidup. Semakin sedikit jumla sel otaknya maka akan semakin sedikit pula kecerdasan yang dimilikinya.

Pada waktu kecil otak mengalami suatu proses pembentukan. Sel otak(neuron) yang memiliki jumlah berjuta-juta mengeluarkan sejumlah serat yang sangat halus dan kecil ke segala arah, mencari dan membuat sambungan dengan ribuan sampai puluhan ribu sel otak lainnya. Ini yang dinamakan interkoneksi. Proses ini kemudian berlanjut seterusnya seumur hidup. Pada saat lahir jumlah sel otak kita tidak akan bertambah lagi. Yang akan bertambah adalah jumlah interkoneksi inilah.

Yang menentukan kecerdasan seseorang bukan jumlah sel otaknya. Sel otak kita sudah memiliki kapasitas yang jauh lebih dari sekedar jenius. Namum, kecerdasan seseorang adalah jumlah interkonkesi sel otak ini. Jumlah interkoneksi ini sebagian besar ditentukan oleh mutu yang sangat baik dari Makanan. Makanan Otak adalah Oksigen, Nutrisi, Kasih Sayang dan Informasi.

Tuhan memberikan manusia kemampuan yang tidak terbatas yang belum pernah diketahui oleh manusia jenius paling pintar sedunia sekalipun. Tujuan semuanya itu agar manusia bisa menaklukkan dunia dan menjadi penguasa atas semua cipataanNya. Seharusnya manusia sadar bahwa kecerdasannya itu adalah anugerah Tuhan sebagai makhluk ciptaan yang mulia yang seharusnya dipakai untuk menyembahNya dan bukan untuk menentangNya. Semakin banyaknya orang belajar maka ia akan mengetahui bahwa betapa sedikitnya apa yang ia ketahui.

45 recommended
0 views
bookmark icon