Sejarah Romantis Terciptanya Taj Mahal

Published 5 months ago -


Taj Mahal adalah sebuah bangunan moseleum di Agra, India yang sudah dikenal dan diakui sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia. Bangunan yang berwujud menyerupai masjid ini dianggap bangunan terindah yang pernah dibuat pada masa kekaisaran India. Selain itu, sejarah dibalik pembuatan bangunan ini ternyata juga sangat menarik untuk diketahui. Kenapa begitu menarik? ingin tahu? yuk baca sejarah mengenai bangunan yang di bangun karena cinta tersebut.

Sejarah Taj Mahal

Taj Mahal diketahui mulai dibuat pada masa kepemimpinan Kaisar Shah Jahan dari Kerajaan Mughal. Bangunan yang dibangun dengan memakan waktu 22 tahun, -yaitu sejak tahun 1631 hingga tahun 1653- ini merupakan bangunan yang dipersembahkan Kaisar Shah Jahan kepada istri ketiganya –Mumtaz Mahal– yang meninggal dunia saat melahirkan anak ke-14 mereka. Seperti diketahui bahwa kaisar Shah Jahan adalah kaisar kerajaan Mughal yang punya kekayaan berlimpah. Kecintaannya pada sang istri membuat ia sengaja menggelontorkan dana besar untuk membangun bangunan bersejarah yang memiliki banyak keunikan ini dan memulai sejarah asal usul Taj Mahal di masa depan. Kaisar Mughal Shah Jahan sendiri merupakan keturunan generari ke 4 Kekaisaran Mughal. Ia adalah putra dari Jahangir dan cucu dari Raja Akbar yang agung. Shah Jahan dilahirkan pada tahun 1592 dengan nama Yudis Al Yusuf, setelah besar ia kemudian diangkat menjadi pangeran dengan gelar Pangeran Khurram.

Shah Jahan adalah seorang pemimpin besar yang sangat sukses dalam membangun kekaisarannya. Awal pertemuannya dengan Mumtaz Mahal bahkan dimulai ketika beliau tengah menginspeksi wilayah kekuasaannya. Tepatnya saat menyusuri Meena Bazaar, beliau bertemu dengan sosok gadis cantik yang tengah menjajakan manik-manik kaca dan kain sutra. Gadis yang bernama Mumtaz ul Zamani ini membuat Shah Jahan jatuh cinta pada pandangan yang pertama. Pada saat itu, Raja Shah Jahan sebetulnya telah mempunyai 2 orang istri. Namun, karena paras Mumtaz yang begitu mempesona, ditambah dengan tutur kata dan tingkah lakunya yang indah, membuat sang raja tak pernah berpikir 2 kali untuk mempersunting gadis yang sebetulnya cucu dari bangsawan Persia bernama Arjumand Banu Begum ini. Mereka menikah di tahun 1612.

Di tahun 1628, Pangeran Shah Jahan kemudian naik menggantikan ayahnya. Istrinya, Mumtaz ul Zamani pun dianugerahi julukan “Mumtaz Mahal” yang berarti “Jewel of the Palace” atau “Permata di Istana”. Julukan ini diberikan Raja Mumtaz sebagai wujud kecintaannya pada sang permaisuri. Permaisuri Mumtaz Mahal memang adalah wanita yang sangat dicintai Raja Shah Jahan. Kemanapun Sang Raja pergi, Mumtaz akan selalu diminta untuk menemaninya. Kecintaan Raja Shah Jahan yang begitu besar pada istri ketiganya itu kemudian harus menemui badai pelik. Saat melahirkan anak ke 14 mereka, tepatnya pada tahun 1631 Mumtaz Mahal meninggal dunia. Di sinilah tepat sejarah asal usul Taj Mahal dimulai. Kepergian Mumtaz menjadi pukulan berat bagi Raja Shah Jahan. Dalam kepiluannya itu, Shah Jahan pun berjanji untu tidak akan menikah lagi. Ia pun bersumpah akan membangun sebuah makam yang sangat megah untuk istri kesayangannya itu.

Untuk mewujudkan sumpahnya yang kedua, Shah Jahan meminta Ustadz Ahmad selaku Menteri di Kekaisaran Mughal untuk merancang Taj Mahal. Sang Ustadz yang menerima titah, langsung bergerak cepat. Ia mengumpulkan 20.000 pekerja yang terdiri dari pengukir, tukang bangunan, tukang batu, dan tukang emas. Untuk arsiteknya sendiri Ustadz ahmad meminta Isa Muhammed untuk merancang bangunan ini dan mengambil bagian penting dalam sejarah asal usul Taj Mahal. Awalnya Raja Janan menginginkan Taj Mahal dibuat dengan warna hitam. Warna hitam dipilih untuk mengenang kepedihan dan kesedihan yang dialami oleh Raja Janan setelah ditinggalkan istrinya. Namun keinginan raja Janan ini berhasil dicegah oleh putranya karena jika Taj Mahal dibuat dengan warna hitam, waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan bahan pembuatannya akan semakin lama.

Mulai dari tahun 1630 hingga tahun 1653, pembangunan taj Mahal terus dikebut. Sebanyak 44 jenis batu permata, seperti jed, kristal, berlian, topaz, dan nilam digunakan sebagai interior untuk memperindah Taj Mahal. Bangunan ini dibuat dengan pola simetris, di mana makam Ratu Mumtaz Mahal tepat berada di tengahnya. Tahun 1653, masjid Taj Mahal selesai dibuat. Masjid ini berdiri megah dan kekuatannya begitu dahsyat. Sudah beberapa generasi terlewati, waktu yang datang silih berganti, terbukti tak berpengaruh pada kekokohan bangunan ini.

Struktur Taj Mahal

Taj Mahal memiliki desain tradisional arsitektur Persia dan Mughal. Meski begitu, yang menjadi inspirasi utama adalah bangunan-bangunan terkenal dari Timurid dan Mughal seperti Gur-e Amir yang menjadi makam Timur, salah satu keturunan dinasit Mughal di Samarkand, kemudian makam Humayun, serta makam Itmad-ud-Daulah yang terkadang disebut Baby Taj, dan Jama Masjid milik Shah Jahan di Delhi. Shah Jahan memperkenalkan penggunaan marmer putih dan batu berharga, tidak seperti bangunan-bangunan Mughal terdahulu yang menggunakan bata merah.

Yang menjadi fokus utama dari keseluruhan komplek Taj Mahal adalah makam yang menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi Mumtaz Mahal. Layaknya makam-makam Mughal yang lainnya, struktur ini tetap menjaga elemen-elemen bangunan Persia. Struktur awalnya adalah sebuah kubus yang memiliki beberapa lorong besar yang membentuk oktagonal asimetris dengan panjang sekitar 55 meter pada 4 sisinya. Di setiap sisi tadi ada sebuah pishtaq yang adalah sebuah vaulted archway, membungkis iwan (pintu yang melengkung) dengan dua buah balkon bengkok di kedua sisinya. Motif pishtaq bertumpuk ini direplikasi pada sisi lainnya, membuat bangunan ini terlihat simetris dari semua sisi.

Taj Mahal, Karya Besar di Balik Kisah Cinta dan Penindasan

Taj Mahal dibangun oleh kekaisaran Mogul di bawah pemerintahan Shah Jahan sebagai makam untuk mengenang istri tercintanya, Ratu Mumtaz Mahal, yang meninggal dunia ketika melahirkan. Berikut ini beberapa fakta dan cerita di balik Taj Mahal :

  1. Bangunan yang berhiaskan permata ini diselesaikan pada sekitar 1647 dan kota lokasinya di Agra. Inilah monumen yang kemudian dianggap menjadi contoh arsitektur Mogul yang paling mengesankan.
  2. Musoleum ini juga telah bertahan dalam penyerbuan kelompok Jat serta penjajah kolonial Inggris, yang saat pemberontakan India 1857 membongkarnya. Kemudian Taj Mahal direstorasi dan dipasang perancah agar terlindungi dari serangan bom di dalam PD II.
  3. Meski banyak teori baru-baru ini mengklaim bahwa Taj dirancang bukan sebagai simbol perasaan cinta mendalam, melainkan sebagai peta atas interpretasi Hari Penghakiman versi Sufi, aliran mistik dalam agama Islam.
  4. Bangunan Taj Mahal juga tidak terlepas dari perseteruan keluarga, karena tak lama setelah pembangunan selesai, Shah Jahan digulingkan dan dipenjarakan putranya sendiri.Tetapi akhirnya putra tersebut menuntaskan baktinya sebagai anak dengan menguburkan sang ayah di samping Mumtaz.
  5. Keindahan Taj Mahal memerlukan 22 tahun untuk rampung. Dalam waktu itu, pembangunannya dikerjakan oleh tak kurang dari 20.000 orang serta 1.000 gajah.
  6. Kubah megah setinggi hampir 200 kaki sejatinya adalah sebuah kubah dalam kubah. Bulatan rangka luar lebih besar daripada yang di bagian dalam. Oleh sebab itu, jika eksterior kubah tampak dari dalam, simetrinya akan terlihat tidak sempurna. Lalu ujung pucuk Taj didesain berbentuk seperti bunga teratai.
  7. Sarkofagus berornamen yang dipajang bagi para pengunjung Taj Mahal, sebenarnya kosong. Dan makam yang asli ditempatkan di lantai bawah, tersembunyi.
  8. Taj dapat dikunjungi selepas gelap, yakni pada malam bulan purnama serta dua hari sebelum dan sesudahnya. Sedangkan pada tiap hari Jumat dan selama Ramadan, musoleum ditutup.
  9. Ada seorang penyair India, Rabindranath Tagore, yang melukiskan Taj Mahal sebagai “setetes air mata pada muka sangkala”.
  10. Namun, Taj kini menghadapi ancaman paling berbahaya: degradasi lingkungan. Taj Mahal berdiri di pinggir sungai Yamuna yang perlahan mengering. Menyusutnya permukaan air dari Sungai Yamuna mempercepat laju pembusukan kayu yang menyangga strukturnya, sehingga dikhawatirkan bisa sewaktu-waktu ambruk.

Pada tahun 1983, Taj Mahal kemudian diresmikan menjadi salah satu warisan budaya dunia oleh UNESCO dan dimasukan ke dalam salah satu dari 7 keajaiban dunia sampai saat ini. Sampai saat ini Masjid Taj Mahal ini selain digunakan untuk tempat peribadahan juga sebagai obyek wisata yang masih nyata keindahan dan kemegahannya. Nah, itulah asal usul Taj Mahal mulai dari sejarah awal pembangunannya dan perkembangannya hingga saat ini. Taj Mahal adalah bukti cinta yang tak lekang oleh jaman. Bangunan ini menjadi perlambang keromantisan dalam biduk asmara sepasang kekasih.

 

53 recommended
0 views
bookmark icon