Sejarah Dan Fakta Unicorn

Published 2 weeks ago -


Kuda adalah binatang berkaki empat yang sering dijadikan sebagai sarana olahraga, yakni olahraga berkuda. Kuda pada umum nya tidak memiliki tanduk, tapi apakah benar kuda bertanduk itu ada? Kuda bertanduk atau lebih sering disebut sebagai Unicorn ini masih menjadi tanda tanya dari mana keberadaan nya. Di dalam Novel Harry Potter, membunuh Unicorn dianggap sebagai dosa besar melawan alam. Namun Lord Voldermort tetap membunuh makhluk itu karena darahnya dipercaya dapat memberikan hidup abadi bagi mereka yang meminumnya. Begitulah hebatnya penghargaan yang diberikan kepada makhluk misterius ini. Namun apakah ia benar-benar pernah ada di dunia ini? ataukah ia hanya muncul di imajinasi para penulis fiksi?

Sejarah Unicorn

Dalam legenda modern yang muncul pada abad pertengahan, Unicorn digambarkan sebagai makhluk berbentuk kuda dengan satu tanduk di kepalanya. Dalam versi yang lebih tradisional, makhluk ini digambarkan memiliki kuku belah, janggut seperti kambing dan ekor seperti singa. Namun satu hal yang sama dari deskripsi tradisional dan modern adalah keberadaan satu tanduk di kepalanya. Pertama kali makhluk ini dikenal adalah lewat kebudayaan-kebudayaan kuno India. Pada stempel berusia 2.500 tahun yang ditemukan di Mohenjo Daro dan Harappa, kita dapat melihat bentuk kuno dari seekor Unicorn beserta inskripsi yang masih belum terpecahkan. Selain India, Cina juga memiliki Unicornnya sendiri.

Makhluk ini dikenal dengan sebutan Qilin. Di Jepang, ia dikenal dengan sebutan Kirin dan digambarkan memiliki tubuh seperti rusa, sisik berwarna hijau dan sebuah tanduk panjang di kepala. Pada abad pertengahan, pengaruh Unicorn sampai ke Eropa dan mulai digunakan sebagai objek seni dan simbol-simbol kebangsawanan. Pada masa ini, karakter Unicorn telah berubah menjadi makhluk yang benar-benar menyerupai kuda seluruhnya dengan satu tanduk di kepalanya. Seiring dengan bangkitnya paham humanisme, Unicorn mendapatkan tempat tersendiri sebagai simbol cinta yang murni dan pernikahan yang setia. Menurut legenda yang beredar di Eropa, Unicorn disebut hanya bisa ditaklukkan oleh seorang perawan. Karena itulah, para perawan seringkali digunakan sebagai umpan untuk menangkap makhluk ini di alam liar.

Dalam kepercayaan yang lebih populer, tanduk Unicorn disebut dapat menetralkan racun. Karena itu, menurut legenda, tanduknya pernah digunakan sebagai bahan pembuat gelas seremonial yang digunakan oleh keluarga kerajaan, walaupun banyak yang percaya kalau tanduk yang digunakan sebenarnya bukanlah tanduk hewan mitologi Unicorn, melainkan tanduk dari Narwhal, paus Unicorn.

Mungkinkah Unicorn pernah ada di dunia?

Ilmu pengetahuan modern mencatat kalau makhluk seperti itu tidak pernah ada. Namun ada catatan-catatan masa lampau yang sepertinya menunjukkan kalau makhluk misterius ini mungkin pernah hidup di beberapa bagian dunia. Hal ini diperkuat dengan fakta kalau informasi mengenai Unicorn hampir tidak bisa kita temui di dalam mitologi Yunani. Para penulis Yunani kuno yang pernah menyinggung mengenai makhluk ini seluruhnya beranggapan kalau makhluk ini benar-benar ada, tepatnya di India. Ini mengkonfirmasikan penemuan stempel Mohenjo Daro dan Harappa.

Laporan penampakan Unicorn

Pada tahun 1486, Berhanrd Von Breydenbach, seorang penatua di katedral Mainz, menceritakan sebuah kisah menarik mengenai perjumpaan dengan Unicorn. Ia menuangkannya dalam buku berjudul “Peregrinatio in Terram Sanctam”atau “Perjalanan ke tanah suci”. Perjumpaan ini terjadi pada tahun 1483 ketika ia bersama satu rombongan beranggotakan 150 orang pergi ke timur tengah untuk melakukan ziarah rohani. Dalam perjalanan ini, mereka berangkat dari Venice menuju Jaffa, lalu ke Ramala dengan karavan.

Dari situ mereka melanjutkan perjalanan ke Yerusalem dan mengunjungi semua tempat-tempat suci disitu. Setelah itu rombongan pergi menuju gurun Sinai dan mengunjungi biara Santa Catharina. Di tempat itu, salah seorang peziarah bernama Felix Fabri bersama sekelompok orang yang sedang bersamanya melihat seekor Unicorn sedang berdiri di atas bukit dekat kaki gunung Sinai. Felix bersama rombongan mengamati makhluk ini dengan seksama untuk beberapa lama. Penampakan ini terjadi pada tanggal 20 September 1483.

Berikut beberapa fakta Unicorn dalam sejarah

1. Penggambaran unicorn yang pertama ditemukan di gua Lascaux Perance bertanggal sekitar 15,000 SM. Namun anehnya unicron tersebut digambarkan memiliki dua tanduk, sehingga menciptakan kebingungan.

2. Dalam perjalanannya, Marco Polo percaya ia bertemu dengan unicorn. Dia menulis, “Mereka sangat jelek dan kasar untuk dilihat. Mereka sama sekali tak seperti bagaimana kita mendeskripsikan unicorn.” Rupanya yang dia lihat sebenanya adalah badak.

3. Selama Jaman Kegelapan, ketika takhayul masih berkembang, koleksi yang dikenal sebagai bestiaris mendaftar ciri-ciri biologis dan kegunaan pengobatan dari berbagai hewan, termasuk unicorn. Disebutkan bahwa para perawan dideskripsikan memiliki kuasa atas makhluk ini.

4. Genghis Khan dilaporkan memutuskan tak menguasai India setelah bertemu unicorn, yang membungkuk padanya; dia memandangnya sebagai tanda dari mendiang ayahnya dan memutar kembali pasukannya.

5. Ilmu lambang unicorn awal bisa ditemukan pada segel kuno Babylonia dan Asiria, tapi lebih dikenal berhubungan dengan Raja James III Skotlandia pada tahun 1400an. Dua koin emas masa itu bahkan dikenal sebagai unicorn dan setengah-unicorn.

4 recommended
0 views
bookmark icon