Cicak Dan Payudara, Simbol Unik Suku Batak

Published 5 months ago -


Membicarakan soal budaya, Indonesia memiliki ragam jenis budaya yang terbentang dari sabang hingga merauke. Budaya-budaya yang ada di Indonesia pun tak sama, masing-masing dari daerah nya memiliki ciri khas nya tersendiri. Budaya-budaya Indonesia sudah terkenal hingga manca negera dan negara asing pun banyak yang mengakui bahwa budaya Indonesia sangat lah bagus, indah dan unik. Bicara soal unik ternyata tidak hanya budaya Jepang saja yang unik, Indonesia pun memiliki suatu cerita tentang simbol budaya yang unik. Budaya tersebut pun berasal dari suku Batak Toba di pulau Sumatera Utara. Simbol budaya unik ini pun sudah sampai ketelinga para turis asing. Tak jarang turis asing berdatangan untuk melihat simbol unik tersebut. Apakah simbol unik yang berasal dari suku batak tersebut, yuk simak cerita nya.

Rumah adat Suku Batak dengan ornamen cicak dan empat payudara yang memiliki filosofi berarti. Jika Anda sedang berwisata ke Samosir, Sumatera Utara, cobalah perhatikan lebih jeli ornamen-ornamen yang menghiasi segala bangunannya, terutama bangunan rumah. Pasti Anda akan menemui ukiran seekor cicak menghadap empat buah payudara. Apa maknanya?

Filosofi Simbol Cicak Dan 4 Payudara Wanita

Cicak merupakan binatang yang selalu ada dimana-mana, termasuk di setiap rumah. Nah, orang Batak juga diharapkan bisa menjadi seperti cicak, bisa ‘menempel’ dimana-mana, meskipun bukan di rumahnya sendiri. Maksudnya, para suku Batak yang seringkali merantau haruslah dapat tinggal dan beradaptasi dimanapun tempat perantauannya. Juga saat dalam situasi genting, dapat menyelamatkan diri dengan mengecoh musuhnya.

Sementara empat payudara dimaksudkan untuk melambangkan sosok ibu yang penuh dengan unsur kehidupan, kasih sayang, kesucian, dan kesuburan. Seperti suku-suku lainnya, suku Batak juga selalu menjunjung dan menghormati ibunya. Dulu, sosok wanita ideal pada suku Batak juga digambarkan dengan wanita yang berpayudara besar karena diyakini dapat memberikan ASI yang berlimpah dan bermanfaat bagi kesehatan anak-anaknya. Simbol cicak dan empat payudara tersebut juga posisinya selalu sama, yakni cicak yang menghadap keempat payudara. Ini artinya adalah orang Batak selalu mengingat dan pulang ke tanah kelahiran dimana ibunya berada, walau sejauh apapun mereka merantau.

Dalam filosofi orang batak, cicak memiliki arti tersendiri yang menjadi salah satu simbol dalam kehidupan masyarakat Batak. Masyarakat Suku Batak ini sekarang sudah tersebar sampai di seluruh tanah Indonesia. Namun, dulunya Suku Batak ini dipercaya berpusat dari Pulau Samosir dan alun-alun Danau Toba. Kemudian dijelaskan oleh para sejarahwan bahwa Suku Batak ini terpecah menjadi beberapa bagian yang diantaranya sebut saja Suku Batak Toba, Simalungun , Karo , Nias Mandailing & Angkola dan Pakpak. Cicak dan empat payudara dalam filosofi orang Batak dapat ditemui di rumah adat suku Batak yang bernama Rumah Bolon. Pada ornament yang terletak dibagian depan rumah akan ditemui ukiran cicak yang menghadap kekiri atau kekanan.

Ornament tersebut terlihat sangat jelas dengan cicak yang menghadap kepada 4 payudara. Dalam filosofi orang Batak, cicak menjadi sumber filosofis kehidupan mereka karena memiliki gerak-gerik yang jeli diamati oleh mereka. Pertama, gerak-gerik cicak yang mampu hidup di setiap rumah menandakan cicak mampu beradaptasi dengan baik. Hal ini kemudian dijadikan filosofi Orang Batak bahwa mereka harus seperti cicak. Mampu menyesuaikan diri di rumah atau lingkungan manapun, bahkan walaupun dalam kondisi sesulit apapun.

Kedua, cicak memiliki kecerdikan tersendiri yang tak luput dari pengamatan mereka. Cicak mampu menyusuri dinding dan ruangan manapun tanpa terjatuh. Ditambah lagi hewan tersebut dengan cerdiknya mampu memakan nyamuk yang memiliki sayap untuk terbang. Dalam simbol yang ada didepan rumah adat suku Batak ini, cicak dihadapkan dengan 4 payudara. Gambar tersebut memiliki arti tersendiri untuk orang batak. Empat ormanen payudara ini memiliki 4 arti berbeda. Pertama simbol kesetiaan, kedua simbol kesucian, ketiga simbol kesejahteraan dan yang keempat simbol kesuburan. Yang kemudian keempat simbol ini disimbolkan sebagai seorang ibu, dan cicak sabagai anaknya.

Sehingga berarti bahwa orang batak diharuskan menghormati ibunya sendiri yang telah menyusuinya ketika bayi. Dua macam oranamen cicak dan payudara ini diletakkan dibagian depan rumah adat Suku Batak yang memiliki arti bahwa dimanapun orang Batak sukses, dia harus ingat kepada kampung halaman. Kampung dimana dia lahir dan menghabiskan masa kecilnya. Sebuah kesetiaan yang mulia dari orang Batak. Sementara empat payudara dimaksudkan untuk melambangkan sosok ibu yang penuh dengan unsur kehidupan, kasih sayang, kesucian, dan kesuburan. Seperti suku-suku lainnya, suku Batak juga selalu menjunjung dan menghormati ibunya.

Nah, itu lah guys filosofi dari simbol budaya suka batak yang unik namun penuh makna. Buat kamu yang penasarn dengan simbol nya, kamu bisa datang ke Parapat, Danau Toba, Sumatera Utara dan nyebrang ke tomok untuk melihat langsung simbol cicak dan 4 payudara tersebut.

46 recommended
0 views
bookmark icon