Mengatasi Batuk Dengan Obat Obatan Tradisional

Published 2 months ago -


Batuk merupakan gerakan refleks tubuh yang disebabkan oleh iritasi yang terjadi di dalam tenggorokan atau saluran pernafasan. Iritasi ini diakibatkan adanya partikel asing dan kotoran yang masuk dan menginfeksi saluran pernafasan. Saat iritasi terjadi, saraf di otak menstimulasi pergerakan otot dada dan perut untuk menekan udara ke bagian saluran pernafasan sehingga dapat mendorong partikel tersebut keluar dari dalam tubuh. 

Pengertian Batuk

Pengertian batuk sebenarnya adalah suatu respon alam tubuh kita dalam mempertahankan saluran pernapasan dari gangguan luar. Batuk sendiri jarang menjadi indikasi penyakit serius dan umumnya kondisi ini dapat sembuh dalam kurun waktu tiga minggu. Oleh sebab itu biasanya tidak diperlukan pengobatan .

Jenis-jenis Batuk

Setelah kita mengetahui apa itu batuk, ada baiknya juga mengenal apa saja jenis dari batuk tersebut. Adapun jenis batuk adalah sebagai berikut ini:

Post-Nasal Drip

Jika mengalami batuk kering atau berdahak, bisa jadi Anda mengalami post-nasal drip. Gangguan pernapasan tersebut disebabkan oleh lendir yang menetes ke tenggorokan, lalu menggelitik ujung saraf, sehingga memicu batuk.

Selain itu, Anda akan mengalami batuk yang lebih parah pada malam hari. Jika disertai alergi, mata menjadi gatal dan Anda akan mengalami bersin. Mengutip dari Cleveland Clinic, mengatasi batuk jenis ini bisa dilakukan dengan obat yang mengandung antihistamin. Selain itu, Anda juga dapat membilas hidung menggunakan metode saline washes, atau membilas hidung dengan air garam.

Akan tetapi, apabila batuk tak kunjung sembuh lebih dari seminggu, sebaiknya kunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini karena bisa jadi Anda berpotensi mengalami infeksi sinus.

Asma

Salah satu gejala Anda mengalami asma adalah batuk kering disertai bunyi seperti siulan atau mengi. Hal ini karena jalan napas mengalami peradangan, sehingga Anda pun menjadi sulit untuk bernapas dan akhirnya mengalami batuk.

Gastroesophageal Reflux Disease

Jika mengalami batuk kering disertai kontraksi pada bagian perut, Anda bisa jadi menderita penyakit ini. Hal tersebut bisa terjadi ketika asam lambung mengiritasi kerongkongan. Berdasarkan Review yang dipublikasikan oleh Nature tahun 2006, penyakit tersebut menduduki posisi kedua sebagai penyebab batuk kronis paling umum.

Guna mengetahui apakah Anda benar-benar mengalami penyakit ini, Anda dapat mendatangi rumah sakit untuk melakukan rontgen pada saluran pencernaan atas. Guna mengatasi masalah tersebut, Anda dapat mengonsumsi obat yang mampu mengurangi produksi asam, seperti pepcid AC, Zantac, atau Prilosec.

Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Salah satu gejala Anda mengidap penyakit paru obstruktif kronik adalah batuk kronis yang menghasilkan banyak lendir. Batuk ini umumnya terjadi pada pagi hari. Parsons mengatakan penyebab utama penyakit paru obstruktif kronik adalah merokok.

Batuk Karena Obat

Mengonsumsi obat rupanya bisa menyebabkan batuk. Batuk ini dialami oleh mereka yang mengonsumsi golongan obat penghambat enzim konversi angiotensin. Obat tersebut dikonsumsi guna mengatasi tekanan darah tinggi.

Parsons mengatakan, batuk biasanya akan terjadi beberapa minggu setelah Anda mengonsumsi obat ini. Untuk itu, coba bicarakan dengan dokter. Anda mungkin akan mendapatkan obat lain yang dapat mengatasi batuk tersebut.

Pneumonia

Jika mengalami penyakit ini, awalnya Anda akan mengalami batuk kering. Setelah beberapa hari, batuk berubah menjadi basah disertai dengan lendir berwarna kuning, hijau, atau merah. Gejala lainnya yaitu demam, menggigil, sulit untuk bernapas, dan nyeri saat batuk.

Parsons mengatakan, dokter akan mengetahui Anda mengalami pneumonia hanya dengan mendengarkan saluran napas melalui stetoskop. Selain itu, dokter akan meminta Anda melakukan tes rontgen untuk menentukan penyebab pneumonia.

Jika pnemonia disebabkan oleh bakteri, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi antibiotik. Namun, jika ternyata disebabkan oleh virus, satu-satunya cara mengatasinya adalah beristirahat dan mengonsumsi obat batuk.

Pertusis

Jika mengalami batuk parah, Anda kemungkinan mengalami penyakit ini. Gejala yang akan muncul seperti flu pada umumnya, yaitu pilek, mata berair, demam, dan batuk. Namun, seminggu setelah gejala batuk muncul, Anda akan mungkin akan mengalami muntah.

Ketika mengalami gejala tersebut, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter. Anda akan diminta untuk melakukan tes darah dan rontgen di dada. Pengobatannya dapat dilakukan dengan antibiotik.

Gejala lain yang akan muncul yaitu batuk akan membaik pada siang hari dan sesak napas yang disertai mengi.

Untuk mengobati penyakit paru tersebut, Anda dapat menghirup bronkodilator dan steroid. Selain itu, melihat penyebab dari penyakit ini, Anda harus mulai berhenti merokok. Pada kasus ekstrem, mungkin Anda akan membutuhkan terapi oksigen.. 

Penyebab Batuk

Lalu, apa yang biasanya menjadi penyebab orang batuk-batuk? Infeksi saluran pernapasan yang terjadi karena virus disebut sebagai pelaku utama yang banyak mengakibatkan batuk. Selain itu, ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan seorang mengalami batuk antara lain:

  • Kambuhnya penyakit jangka panjang, seperti asma, bronkitis kronis dan penyakit paru obstruktif kronik.
  • Rinitis alergi, contohnya alergi akibat serbuk sari atau yang disebut hay fever.
  • GERD. Penyakit yang satu ini terjadi saat asam lambung berpadu menjadi satu di esophagus yang kemudian memicu batuk.
  • Adanya cairan dari organ hidung yang menetes ke area tenggorokan.
  • Paparan asap, debu dan senyawa kimia.
  • Merokok.
  • Batuk lebih dari tiga minggu
  • Batuk terus bertambah parah
  • Batuk disertai dengan darah, sakit dada, kesulitan bernapas, penurunan berat badan, demam hingga munculnya benjolan di leher dan pembengkakan.

Obat Batuk Kering Tradisional

Inilah jenis obat tradisional untuk batuk kering:

1. Air Garam

Berkumur dengan air garam dapat menjadi obat batuk kering tradisional dengan meredakan tenggorokan gatal yang menjadi penyebab batuk. Campurkan ¼ hingga ½ sendok teh garam dengan 250ml air hangat. Anak-anak dibawah usia enam tahun tidak dianjurkan untuk memakai metode ini karena kemungkinan belum dapat berkumur dengan baik. Anda dapat mencoba cara ini sebagai obat batuk kering untuk anak dan dewasa .

2. Madu

Madu merupakan obat batuk kering tradisional yang sudah digunakan sejak lama untuk mengatasi sakit tenggorokan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa madu dapat meredakan batuk kering secara lebih efektif daripada obat yang mengandung dextromethorphan, yakni sebuah zat yang dapat menekan rasa batuk.

3. Ramuan Biji Rami, Madu Dan Lemon

Merebus biji rami dalam air akan menghasilkan cairan putih bening dan lengket untuk meredakan tenggorokan dan ketidaknyamanan saluran pernapasan Anda. Anda juga bisa membuat obat batuk kering tradisional dengan menambahkan madu dan lemon yang bertindak sebagai zat antibiotik ringan.

4. TehLlada Hitam

Obat batuk kering tradisional dari lada hitam ini terkenal sebagai obat batuk tradisional dari Cina. pasalnya, lada hitam mengandung zat yang mampu merangsang sirkulasi udara dan aliran lendi di postnasal drip jadi tertahan agar tidak masuk ke tenggorokan.

5. Banyak Minum Air Putih

Sembari mengonsumsi beberapa obat batuk kering tradisional atau pun obat kimia di atas, Anda sebaiknya juga jangan melupakan asupan minum air yang cukup. Mulailah dengan cara mudah dengan minum 2 gelas air tiap 2 jam sekali. Minum air dapat berfungsi meredakan gatal di tenggorokan yang menyebabkan Anda batuk-batuk.

6. Gunakan Alat Pelembap Udara (humidfier)

Humidifier merupakan alat yang berfungsi untuk melembabkan udara di sekitar Anda, Menghirup udara yang dilembabkan,  telah terbukti bekerja sebagai obat batu kering dan gatal yang bisa meningkatkan kelancaran pada saluran pernapasan Anda. selain itu, obat batuk kering dan gatal ini juga cocok dijadikan alat yang membantu jika anak atau balita terkena serangan batuk saat mereka tidur.

7. Bawang Putih Mentah

Selain itu, bawang putih mentah memiliki sifat antimikroba, antiviral dan antijamur, yang mana baik sebagai campuran dalam makanan Anda untuk menjadi obat batuk tradisional untuk mengobati infeksi di tenggorokan.

Allicin, senyawa yang ditemukan dalam bawang putih, dikenal bisa untuk mematikan mikroorganisme yang menyebabkan infeksi pernapasan, seperti batuk kering dan tenggorokan gatal contohnya.

8. Teh Jahe

Minum teh jahe saat batuk kering melanda  dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi yang menyebabkan rasa gatal di tenggorokan. Manfaat dari jahe berasal dari sifat anti bakteri, anti viral dan anti jamur yang kuat, yang bisa menghadang virus saat masuk ke saluran pernapasan.

6 recommended
0 views
bookmark icon