Yuk, Kenal Lebih Jauh Kehidupan Suku Eskimo Di Kutub Utara

Published 2 years ago -


Wilayah utara dan selatan bumi merupakan wilayah terdingin di planet ini. Meskipun demikian bukan berarti tidak ada manusia yang tinggal di tempat tersebut. Di wilayah utara, tepatnya di kawasan Alaska terdapat suku Eskimo yang tinggal menetap. Meskipun demikian tidak ada yang tahu kapan pertama kali suku Eskimo tiba di Alaska. Diperkirakan setidaknya 6.000 tahun yang lalu. Awalnya suku Eskimo menghuni barat daya Alaska. Mereka datang dari pesisir Siberia sekitar 4.500 tahun yang lalu. Adapula Arkeolog yang berspekulasi bahwa mereka telah tinggal di pantai Alaska ini sejak 8.000 tahun yang lalu. Suku Eskimo kemudian tinggal di sepanjang utara, barat, dan selatan pantai Alaska.

 

Sekarang ini suku Eskimo menduduki pantai Alaska barat, wilayah Arktik, dan daerah pesisir Tengah Selatan Alaska. Mereka biasanya dikelompokkan di desa-desa yang jumlah penduduknya 50 sampai 150 jiwa, meskipun beberapa populasi desa mencapai 500 jiwa. Suku Eskimo menetap di berbagai tempat. Beberapa tinggal di pulau-pulau berbatu, beberapa di kawasan hutan, beberapa di daerah tundra, dan dekat air yang tidak membeku di musim dingin. Kebanyakan mereka hidup di pantai sementara yang lain tinggal di pedalaman. Karena berbagai tempat mereka tinggal, kelompok suku Eskimo mengembangkan sejumlah perbedaan budaya.

Sebuah teori “prasejarah genetik” memberikan gambar terbaik yang pernah dirangkai bagaimana kawasan Artik Amerika Utara dapat mereka dihuni, dari 6.000 tahun yang lalu hingga saat ini. Urutan DNA dari keluarga dan penduduk kuno menunjukkan hanya orang Siberia yang masuk ke Alaska dan menghasilkan “Paleo-Eskimo”, yang hilang sekitar 700 tahun yang lalu. Sedangkan suku Inuit modern yang menjadi penduduk asli Amerika muncul dari migrasi yang berbeda.

 

Pemahaman tentang sejarah suku Eskimo ini sebagian besar didasarkan pada artefak budaya yang digali oleh para arkeolog. Penelitian tersebut melibatkan 50 jurnalis yang berasal dari seluruh dunia, dan diterbitkan dalam jurnal Science. Sebuah populasi pertama Eskimo telah tinggal menetap dan mengalami kondisi alam Artik yang keras hampir selama 5.000 tahun. Para peneliti pra sejarah Amerika Utara telah lama tidak setuju tentang garis keturunan masyarakat Arctik, mulai dari kedatangan pertama mereka dan aktivitas berburu sapi dan rusa yang mereka lakukan. Setidaknya ada empat kelompok budaya lain termasuk suku Inuit modern dan mereka semua memiliki budaya berburu di laut.

Bahasa Orang Suku Eskimo

Suku timur Eskimo, Inuit, berbicara dalam bahasa Inuktitut, sedangkan komunitas Eskimo barat Alaska, Yup’ik, berbicara dalam bahasa Yup’ik. Terdapat suatu kesamaan dialek antara keduanya, dan dialek Inuktitut paling barat dapat dianggap merupakan bentuk dari dialek Yup’ik.

Mata Pencaharian Orang Suku Eskimo

Mereka hidup atau mendapatkan makanan dengan cara berburu binatang, seperti beruang dan serigala. Selain itu, mereka juga mendapatkan sumber makanan dengan cara memancing ikan. Pada umumnya makanan tersebut dikonsumsi dalam keadaan mentah. Hal ini dikarenakan kondisi mereka yang tinggal di daerah kutub yang senantiasa beku sehingga cukup sulit untuk mengolah makanan. Makanan mentah memang tidak enak untuk dimakan. Tapi karena mereka jauh dari peradaban dan teknologi canggih, maka mereka memakannya mentah-mentah. Suku eskimo juga bercocok tanam tapi bukan di es melainkan di tanah, untuk diketahui bahwa kutub utara daratannya berupa tanah yang diselimuti es yang beberapa akan mencair dimusim panas berbeda dengan kutub selatan yang merupakan es yang mengapung. Selain bercocok tanam suku eskimo kebanyakan beternak domba dan memancing ikan.

Suku Eskimo yang mendiami kutub utara memiliki teknik yang unik untuk memburu serigala sebagai santapan hariannya. Mereka menggunakan pisau yang sangat tajam, lalu merendamnya didalam darah hewan lain. Darah yang menyelimuti pisau itu dibiarkan membeku. Selanjutnya pisau yang sudah dilumuri darah beku tersebut, ditanam didataran tinggi tempat serigala sering bermain. Pisau itu sendiri ditanam dengan dengan posisi bagian ujung (mata pisau) mencuat keatas. Dengan trik seperti itu, seringkali serigala datang dan mengendus-endus bau darah yang menyelimuti pisau tersebut. Tentu saja, mata pisau yang tajam dengan sendirinya melukai lidah si serigala. Walaupun demikian udara yang dingin membuat sang serigala tidak merasa sakit, meski ia menjilati pisau yang tajam dan darahnya sendiri. Lama kelamaan serigala mati lemas, karena kehabisan darah.

Agama Dan Kepercayaan Suku Eskimo

Setiap komunitas biasanya memiliki seorang laki-laki atau perempuan yang diyakini memiliki kekuatan untuk berkomunikasi dengan roh-roh. Mereka disebut “angatkuq” oleh orang Eskimo dan “shaman” oleh orang kulit putih. Mereka mencoba membawa cuaca yang baik, menyembuhkan orang sakit, meningkatkan pasokan permainan, dan umumnya memperbaiki kondisi masyarakat.

Tidak hanya itu saja, ternyata ada beberapa fakta unik tentang Suku Eskimo yang tidak banyak diketahui oleh orang. Berikut ini beberapa fakta unik tentang suku Eskimo.

1. Igloo

Orang Eskimo tak bisa dipisahkan dari Igloo. Bangunan yang terbuat dari bongkahan es dan juga salju ini menjadi tempat mereka tinggal dan menyimpan banyak hal. Orang Eskimo membuat desain yang unik hingga bagian dalam dari Igloo menjadi sangat nyaman untuk dihuni setiap hari.

2. Armor

Bangsa Eskimo ternyata sangat pandai dalam membuat armor. Mereka adalah orang yang pandai membuat peralatan dari logam meski berada di daerah yang sangat dingin. Di setiap kampung Eskimo biasanya ada orang yang sangat ahli dalam membuat armor terutama untuk armor tradisional seperti yang banyak dipakai oleh orang Eskimo atau Inuit.

3. Senjata

Secara tradisional orang Eskimo tidak menggunakan senjata modern seperti senapan dan juga pisau. Mereka menggunakan bahan yang berasal dari hewan buruan. Misal tulang hewan atau kayu yang berasal dari hutan. Dari benda-benda itu mereka membuat sebuah senjata untuk keperluan sehari-hari atau pun untuk berperang jika ada musuh.

4. Memiliki Monster Es Bernama Qallupilluk

Setiap budaya memiliki mitologi berupa monster-monster yang sangat mengerikan. Biasanya monster ini digunakan untuk menakuti anak-anak agar mereka tidak main terlalu jauh dari rumah. Hal semacam ini juga terjadi pada orang Eskimo. Orang-orang di wilayah ini memiliki sebuah makhluk yang digunakan untuk menakuti anak-anak mereka agar tidak main terlalu jauh dari rumah.

5. Pemakaman di es

Para eskimo percaya bahwa manusia maupun hewan punya jiwa yg hidup di dunia lain setelah kematian. Oleh karena itu tubuh seorang Eskimo yang mengalami kematian harus dibungkus dalam kulit hewan & diletakkan di tundra (tanah beku sepanjang tahun tetapi mencair selama musim panas) dan dikelilingi oleh lingkaran batu serta peralatan lainnya akan ditempatkan disamping tubuh bagi jiwa untuk digunakan dlm dunia berikutnya.

 

 

Inilah lima fakta unik dari Bangsa Eskimo yang dikenal sangat tahan dengan dingin. Mereka bertahan hidup di kutub utara dan tetap mempertahankan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Jika saja mereka tidak peduli budaya, saat ini pasti sudah hijrah ke daerah yang lebih hangat dan tidak terpencil. Oh ya, jika ada kesempatan sobat Boombastis mau tidak datang ke kutub utara?

184 recommended
0 views
bookmark icon