Terasa Gatal Pada Kulit? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Published 2 weeks ago -


Kamu pasti pernah mengalami gatal pada kulit entah itu karena alergi atau karena hal lainnya. Mungkin buat sebagian orang gatal pada kulit tersebut adalah hal sepele. Namun sebenarnya kita harus mempertanyakan kenapa bisa terjadi seperti itu. Kita harus tahu apa penyebabnya dan bagaimana cara mengobatinya dan di artikel kali ini kita akan membahasnya. Yuk, kita simak aja langsung artikel di bawah ini.

Gatal Pada Kulit

Gatal merupakan respon tubuh normal untuk melindungi kita dari zat-zat eksternal berbahaya atau parasit seperti gigitan serangga. Gatal-gatal atau pruritus dapat terpusat di satu daerah atau meradang di seluruh kulit.

Menderita gatal-gatal tentunya sangat mengganggu apalagi jika rasa gatal itu muncul di saat kamu sedang beraktifitas kerja maupun berada pada momen-momen penting. Pastinya kamu akan merasa malu jika harus menggaruk-garuk terus bagian kulit yang merasa gatal.

Selain malu, menderita gatal tentunya juga sangat menyiksa karena menyebabkan kamu menjadi kurang berkonsentrasi, istirahat terganggu dan susah tidur. Orang yang menderita gatal biasanya selalu ingin menggaruk bagian yang gatal padahal hal ini justru dapat mengakibatkan iritasi sehingga gatal yang diderita akan bertambah parah.

Kulit gatal tiba-tiba bisa menjengkelkan hingga menyiksa. Kadang, gatal bisa berlangsung lama dan menjalar ke wilayah tubuh lainnya. Saat kamu menggaruk kulit, rasa gatalnya akan semakin parah. Dan semakin gatal kulit kamu, semakin keras pula kamu menggaruknya.

Mungkin sekilas terlihat sepele, ketika gatal ya digaruk. Akan tetapi dibalik kulit yang gatal terdapat ratusan kemungkinan penyebab mulai dari masalah sederhana sampai masalah kesehatan yang cukup serius.

Penyebab gatal yang sederhana contohnya ketika kulit kita digigit nyamuk maka akan terasa gatal, mungkin gatal yang ditimbulkannya hanya sebentar dan tidak parah.

Penyebab gatal karena penyakit serius misalnya karena gangguan fungsi hati yang membuat peningkatan kadar bilirubin darah yang menyebar ke kulit sehingga terlihat kulit berwarna kuning dan terasa gatal. Dan masih banyak contoh yang lainnya. Berikut ini penyebab kulit terasa gatal:

  • Kulit kering

Jika kamu tidak melihat adanya ruam kemerahan atau perubahan dramatis lain pada area yang gatal, kulit kering (xerosis) mungkin penyebabnya. Kondisi kulit kering bukan sesuatu yang serius tetapi bisa membuat kamu merasa tidak nyaman. Ketika kulit menjadi kering, sel akan mengerut sehingga timbul keriput dan garis-garis halus.

Kulit mungkin terasa tegang tertarik atau tampak menyusut. Kamu mungkin juga akan melihat pada kulit timbul sisik, serpihan atau kulit yang mengelupas pada kulit gatal ringan hingga sedang.

  • Reaksi obat

Ketika kamu mengonsumsi obat tertentu, bisa juga hal ini memicu rasa gatal sebagai efek sampingnya. Obat-obat seperti antibiotik, kemudian juga obat khusus untuk menghilangkan rasa nyeri, obat hypotiroid, diabetes, psoriasis serta obat untuk malnutrisi mampu menyebabkan gatal-gatal. Kulit akan menjadi kering setelah menggunakan obat tersebut, lalu muncul rasa gatal yang bakal meluas pada seluruh area tubuh.

  • Penyakit kulit dan ruam

Banyak penyakit kulit yang menyebabkan kulit gatal seperti : eksim (dermatitis), psoriasis, kudis, kutu, cacar air, panu, Kulit jamuran, biduran, dll. Dalam kasus ini, gatal biasanya mempengaruhi daerah tertentu dan disertai dengan tanda-tanda lain seperti merah, kulit yang teriritasi, benjolan dan lecet.

  • Iritasi dan reaksi alergi

Wol, bahan kimia, sabun dan zat lainnya dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan rasa gatal. Kadang-kadang zat tertentu dapat menyebabkan reaksi alergi seperti alergi kosmetik. Alergi makanan juga dapat menyebabkan reaksi gatal pada kulit.

Cara termudah untuk mengetahui hal ini adalah gatal akan muncul tidak lama setelah kita memakai atau memakan zat tertentu dan apabila zat atau makanan tersebut tidak kita pakai maka gatal akan hilang.

  • Kudis

Kudis adalah suatu kondisi kulit yang disebabkan oleh tungau (Sarcoptes scabiei) yang menggali lubang-lubang kecil di kulit kita. Kondisi kulit ini juga menyebabkan bintik-bintik merah yang tampak di area gigitan tungau. Rasa gatal tiba-tiba yang terkait dengan kondisi ini sering timbul paling parah di malam hari.

Kudis sangat menular dan menyebar akibat kontak kulit dalam jangka waktu panjang dengan orang dengan orang yang terkena penyakit ini seperti ketika berbagi pemakaian handuk, seprai atau baju.

  • Impetigo

Beberapa orang mungkin tak begitu kenal apa itu impetigo dan seperti apakah kondisi penyakit ini. Kondisi penyakit ini bisa jadi salah satu penyebab utama kulit gatal karena penyakit ini merupakan infeksi kulit menular. Biasanya memang impetigo ini lebih banyak menyerang anak-anak, khususnya bayi.

Infeksi terjadi diawali dengan adanya bakteri yang bisa masuk hingga menembus kulit melalui luka gores, luka bekas gigitan serangga atau luka sayat. Impetigo ini terjadi lebih umum di area wajah dan tanda-tandanya selain kulit gatal akan melepuh juga. Rasanya bisa sakit dan bercak pun mampu menyebar cukup cepat ketika digaruk maupun disentuh.

  • Panu

Ketika rasa gatal datang, kemungkinan kamu mengalami panu yakni sebuah penyakit infeksi jamur. Tanda-tandanya adalah muncul bercak kecil-kecil di permukaan kulit di mana warnanya terkadang dapat lebih gelap maupun lebih terang dari warna kulit kamu. Pada beberapa kasus, warna panu pun ada yang berwarna merah atau merah muda.

  • Gangguan saraf

Rupanya gatal-gatal pada kulit berpotensi timbul menjadi efek dari adanya gangguan saraf. Saraf yang terjepit serta multiple sclerosis dapat menjadi penyebabnya. Bila kamu cukup khawatir akan gatal-gatal yang terus-terusan terjadi, cobalah untuk ke dokter memastikan penyebab pasti dari kondisi tersebut.

  • Penyakit internal

Kulit gatal tiba-tiba dapat menjadi gejala dari suatu penyakit yang mendasarinya. Ini termasuk berbagai kemungkinan seperti diabetes, penyakit hati, gagal ginjal, anemia defisiensi besi, masalah tiroid, penyakit celiac, HIV/AIDS, sindrom Sjögren, kelainan darah (misalnya, polisitemia rubra vera) dan kanker (termasuk leukemia dan limfoma).

Stres dan penyakit kejiwaan lainnya, seperti gangguan kecemasan, depresi dan gangguan obsesif-kompulsif juga dapat menyebabkan kulit gatal tiba-tiba tanpa gejala yang jelas.

  • Kurap

Kurap adalah infeksi di daerah pangkal paha (selangkangan) yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur. Kondisi kulit ini terutama ditemukan pada remaja dan dewasa pria, tetapi perempuan segala usia mungkin bisa memilikinya juga. Tinea cruris adalah nama medis dari kurap, terjadi di daerah yang hangat dan lembap, serta sering muncul bersamaan dengan kaki jamuran.

Kurap biasanya akan ditemukan di dekat lipatan paha atas dan dapat diidentifikasi dengan gatal tiba-tiba di daerah selangkangan dan kulit yang bersisik. Kurap umumnya diperparah oleh kelembapan dan gesekan konstan di area pangkal paha yang datang dari keringat dan pakaian.

  • Gigitan serangga

Bintik yang gatal pada permukaan kulit kamu juga berkemungkinan diakibatkan oleh gigitan maupun sengatan serangga tertentu. Jika hal ini terjadi, biasanya tubuh akan mengalami sesak nafas. Selain itu, penderita juga akan batuk-batuk serta bahkan merasakan gatal sampai ke seluruh tubuh.

Cara Mengobati Rasa Gatal Pada Kulit

Meski sering dianggap remeh gatal yang dirasakan di seluruh badan bisa menjadi indikasi yang serius apalagi jika gatal tersebut disertai dengan gejala yang lain. Nah ketika gatal menyerang, berikut ini cara untuk mengobatinya:

  • Salep

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi gatal yang disebabkan oleh jamur adalah menggunakan salep. Memang salep merupakan obat pertama yang akan diambil ketika seseorang mengalami gatal-gatal. Misalnya saja adalah salep banyak digunakan sebagai cara menghilangkan kurap yang efektif dan juga sebagai cara menghilangkan panu di wajah paling cepat.

Salep memang menjadi alternatif pilihan pertama ketika seseorang bermasalah dengan kulitnya baik kulit tubuh maupun kulit wajah. Jika gatal-gatal yang diakibatkan oleh jamur, kamu bisa memilih salep jamur yang di dalamnya mengandung fungasol, mizonazole dan juga ketoconazole. Kamu cukup mengoleskan salep tersebut di bagian kulit kamu yang gatal dan ditumbuhi dengan jamur.

  • Obat anti gatal

Kamu bisa menghilangkan gatal yang ada di kulit dengan menggunakan obat anti gatal. Mungkin banyak diantara kamu yang memilih obat oral dibandingkan dengan obat oles hal itu dikarenakan kamu tidak suka dengan rasa lengket yang ada di kulit akibat obat oles. Tenang saja, kamu bisa menemukan obat pereda gatal di apotek maupun toko obat yang ada di dekat rumah kamu.

Obat pereda gatal yang bisa kamu konsumsi adalah cetirizine HCL, 10 miligram. Pengkonsumsian obat ini ada baiknya diminum selama seminggu sekali sampai rasa gatal tidak muncul kembali. Alangkah baiknya jika kamu mengkombinasikan obat oles dan juga obat oral secara bersamaan.

  • Minyak tawon

Obat tradisional lainnya yang juga sangat bisa diandalkan ketika gatal adalah minyak tawon yang dapat kamu beli di toko-toko herbal terdekat. Tak hanya dapat menghilangkan gatal, bekas luka karena gatal pun juga dapat dipudarkan apabila menggunakannya secara rutin. Untuk menggunakannya, kamu dapat langsung mengoleskan ke bagian yang gatal dan kamu akan merasakan manfaatnya.

  • Bedak

Untuk mengatasi gatal yang ada di lekukan tubuh kamu, kamu bisa menaburkan bedak di sekitar lekukan kulit kamu. Hal itu dikarenakan bedak mampu mencegah terjadinya perkembangan kuman dan bakteri penyebab gatal.

Namun yang harus kamu perhatikan adalah partikel bedak tersebut jangan sampai masuk ke dalam hidung maupun masuk ke organ genital kamu. Jika hal itu terjadi kamu justru akan mendapatkan penyakit baru akibat partikel bedak yang masuk ke dalam tubuh.

  • Kunyit

Obat kulit gatal yang tradisional bisa kamu dapatkan dari dapur, yaitu kunyit. Bahan dapur yang satu ini sudah sejak lama dipercaya bisa mengatasi berbagai macam masalah pada kulit. Akan tetapi untuk pengobatan gatal-gatal yang kamu butuhkan adalah kunyit yang sudah tua. Tumbuk kunyit tersebut dengan beberapa lembar daun sambiloto sampai halus.

Jangan lupa mencuci kunyit dan daun sambilotonya terlebih dahulu sampai bersih untuk menghindari kemungkinan terjadinya iritas kulit lain. Kemudian baru kamu oleskan hasil tumbukannya pada bagian tubuh kamu yang gatal.

  • Lidah buaya

Terkadang gatal yang muncul akibat alergi juga bisa sampai menimbulkan bentol-bentol yang berisi cairan, untuk gatal jenis ini kamu bisa mencoba menggunakan lidah buaya. Tanaman lidah buaya sudah lama terbukti mampu mengatasi banyak jenis penyakit kulit, baik untuk kulit gatal berair maupun kering.

Potong daun lidah buaya, lalu oleskan cairan atau gelnya ke bagian kulit yang bermasalah. Kamu dapat menyimpan sisa potongannya di freezer dan menggunakannya dikemudian hari, dapat disimpan selama satu minggu.

  • Daun mahkota dewa

Kamu juga dapat menggunakan daun mahkota dewa sebagai obat gatal pada kulit yang ampuh. Cara menggunakannya yaitu siapkan daun mahkota dewa secukupnya, cuci menggunakan air bersih, kemudian haluskan dengan cara ditumbuk. Lalu oleskan daun mahkota dewa yang telah dihaluskan tersebut pada kulit yang gatal atau iritasi maka akan segera sembuh.

  • Daun peppermint

Daun peppermint merupakan obat gatal pada kulit karena dapat menurunkan iritasi atau peradangan dan pembengkakan. Selain itu daun peppermint juga dapat memberikan sensasi dingin dan rasa nyaman pada kulit. Cara pemakaiannya sangat mudah, yaitu kamu tinggal menggosokkan daun peppermint pada area kulit yang mengalami gatal, tunggu beberapa saat supaya meresap kemudian bilas dengan air bersih.

  • Kulit pisang

Ternyata buah pisang ini bukan hanya buahnya saja yang enak dikonsumsi serta mengandung banyak vitamin yang baik untuk tubuh. Kulit pisang yang biasa kita buang ke tempat sampah ternyata mampu sebagai solusi terbaik untuk mengobati penyakit gatal.

Mulai dari sekarang setelah makan pisang jangan cepat-cepat kamu buang kulit pisangnya ya. Karena kulit pisang tersebut bisa kamu gunakan untuk mengatasi gatal-gatal pada kulit.

Caranya ambil kulit pisang dan tempelkan bagian dalam kulit pisang pada kulit yang terasa gatal. Kemudian pijat-pijat kulit pisang secara halus dan perlahan. Tunggu reaksinya setelah kamu melakukannya secara rutin dan teratur.

  • Daun kemangi

Obat gatal pada kulit yang berikutnya yaitu daun kemangi. Daun kemangi mengandung zat yang bernama thymol sehingga efektif sembuhkan gatal-gatal. Caranya adalah siapkan daun kemangi secukupnya, cuci sampai bersih, lalu gosok-gosokkan pada kulit yang mengalami gatal atau iritasi.

  • Daun salam

Kalau biasanya daun salam digunakan sebagai bahan atau bumbu masak, kamu bisa menggunakannya juga sebagai obat gatal alami ampuh. Hanya dengan menyiapkan daun salam sebanyak 10 lembar yang masih segar semua, kamu kemudian dapat mencucinya hingga bersih sebelum ditumbuk hingga halus dan menjadi pasta.

Pasta daun salam yang sudah jadi bisa langsung kamu terapkan pada kulit yang terkena gatal-gatal. Bilas dengan air dingin sesudah menunggunya teresap sempurna selama 15 menit. Untuk gatal cepat mereda dan hilang, kamu perlu melakukannya secara rutin. Aturan pakai yang dianjurkan adalah sehari 2 kali setiap hari.

  • Jahe

Meski ada efek samping jahe, rempah satu ini adalah rempah yang efektif digunakan sebagai obat beragam kondisi kesehatan. Selain menjadi obat bagi penderita batuk, sakit tenggorokan dan perut kembung, jahe juga sangat efektif untuk menyembuhkan gatal-gatal pada kulit. Ambil 30 gram rimpang jahe yang kemudian bisa kamu cuci.

Sediakan pula 60 cc cuka beserta beras putih dan gula merah secukupnya. Rebus seluruh bahan yang sudah kamu sediakan tersebut bersama air 800 cc. Didihkan hingga air berkurang menjadi separuhnya. Angkat, lalu diamkan hingga dingin dan kamu bisa meminumnya secara rutin sehari 3 kali.

  • Lemon

Sebagai obat gatal tradisional, lemon sangat berkhasiat dikarenakan sifat antiseptik dan anti inflamasinya. Kandungan asam asetat dan sitratnyalah yang begitu menjanjikan. Kamu cukup menyediakan 2 buah lemon segar yang kemudian dapat diambil ekstrak jusnya.

Jus lemon itulah yang kamu usap pada area yang gatal menggunakan kapas. Tunggu mengering baru kamu basuh memakai air hangat, lakukan sehari 2 kali akan lebih efektif.

  • Daun sirih dan kulit manggis

Untuk mengobati gatal pada kulit, kamu juga dapat menggunakan ramuan daun sirih dan kulit manggis. Cara membuatnya yaitu sediakan 20 lembar daun sirih, 100 gram kulit buah manggis. Cuci sampai bersih kedua bahan tersebut lalu rebus dengan air secukupnya. Setelah itu gunakan airnya selagi hangat untuk membasuh bagian kulit yang gatal.

  • Baking soda

Tak banyak juga yang mungkin tahu akan khasiat baking soda sebagai obat gatal ampuh. Silakan kamu mencoba menuangkan secangkir baking soda pada air mandi kamu dan berendamlah menggunakan air baking soda tersebut. Selanjutnya, keringkan tubuh dengan handuk dengan cara menepuk-nepuknya.

Bila ingin lebih fokus untuk gatal lokal, bentuklah adonan pasta dengan mencampurkan 3 sendok makan baking soda bersama sesendok makan air. Pasta dapat dioles ke area yang gatal selama 10 menit sebelum dibilas. 2 cara tersebut bisa dilakukan sehari 1 kali saja.

  • Tanah liat

Dan yang terakhir adalah tanah liat, ternyata tanah liat juga dapat mengobati gatal pada kulit terutama yang disebabkan karena gigitan serangga. Tanah liat mempunyai kandungan zat yang dapat menarik racun dari dalam kulit sehingga dapat menyembuhkan gatal dan mengurangi rasa sakit.

Cara menggunakannya yaitu cari tanah liat secukupnya, taruh di dalam suatu wadah atau mangkuk lalu campurkan air ke dalamnya. Aduk tanah liat bersama air tersebut hingga membentuk pasta, tingkat kekentalannya kira-kira seperti pada selai kacang. Setelah itu oleskan campuran tanah liat tersebut pada kulit yang gatal, biarkan beberapa saat supaya kering lalu terakhir bilas dengan air bersih.

Ya itulah kurang lebih penjelasan di atas untuk dipahami, untuk itu sekian dulu pembahasan kali ini dan sampai ketemu lagi bye bye….

2 recommended
0 views
bookmark icon