Sering Baper? Inilah Fenomena Yang Terjadi Antara Pikiran Dan Perasaan Manusia

Published 3 weeks ago -


Memahami manusia ternyata tak semudah memahami kejadian alam, manusia sendiri adalah misteri besar yang tak mudah untuk difahami. Saya coba untuk mempelajarinya mengapa hal-hal seperti bertentangan tersebut terjadi pada seorang manusia. Berusaha memahami manusia juga berusaha memahami diri kita sendiri, setidaknya dengan memahaminya, kita bisa terhindar dari menjadi manusia yang berbuat kesalahan tersebut, manusia yang penuh paradox.

Bila pikiran menyimpan hal-hal yang menyenangkan, hati merasa senang dan bahagia, namun bila pikiran menyimpan hal-hal yang tidak menyenangkan, hati merasa tidak nyaman dan tidak tenang. “Pemerintahan tak akan berdiri tanpa adanya kebersamaan, dan kebersamaan tak berarti apa-apa bila pikiran tak mampu melahirkan rasa solidaritas sosial,” seperti yang ditulis oleh Ibnu Khaldun.

Seperti yang dituangkan oleh Ahmad Mufid AR dalam bukunya yang berjudul Tips Berfikir Positif: 101 Cara Berfikir Tentang Kehidupan. Di dalamnya berisi berbagai cara yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar pikiran kita bisa terbebas dari pikiran negatif. Nah, salah satunya yang akan saya bahas adalah Pengaruh Pikiran Terhadap Perasaan.

Ada keunikan tersendiri dengan yang sedang jatuh cinta dan orang yang sedang putus cinta, yakni keduanya sama-sama tidak memiliki nafsu makan seperti biasanya. Bedanya, bagi yang sedang jatuh cinta, kebahagiaan mengatasi rasa laparnya, sedang bagi yang putus cinta, kesedihan tentu menjadi alasanya.

Meski kebanyakan orang mengaitkan kebahagiaan dan kesedihan dengan hati, namun hati tidak berdiri sendiri. Apa yang dirasakan hati merupakan respons atas apa yang sedang diolah pikiran. Bila pikiran menyimpan hal-hal yang menyenangkan, hati merasa senang dan bahagia, namun bila pikiran menyimpan hal-hal yang tidak menyenangkan, hati merasa tidak nyaman dan tidak tenang.

Orang bisa saja menyembunyian apa yang sedang ia pikirkan dan rasakan, namun ia takkan mampu mencegah respon hati yang menampakkan dirinya melalui ragam ekspresi. Kalut, gelisah, galau, marah, murung, muram, sedih, lesu lemah, senang, bahagia, ceria, gembira, tenang, tenteram, relaks, nyaman dan lain sebagainya. Ragam ekspresi tersebut takkan bisa disembunyikan, kendati hal-hal tersebut terkadang ditampakkan sebagai pengalih perhatian. Lalu, bagaiman bisa antara pikiran dan perasaan bersangkutan?

Hubungan antara pikiran perasaan

Memahami proses berpikir & merasa manusia

Secara umum diri manusia terdiri atas pikiran, jiwa dan badan. Dalam tulisan ini saya akan lebih banyak berusaha memahami manusia dari proses berpikirnya, sesuai dengan pertanyaan-pertanyaan di atas. Mengenai proses berpikir, ada ahli psikologi dan kedokteran yang coba memahami pemikiran dan perasaan manusia dengan meneliti tentang proses yang terjadi di dalam otak manusia.

Menakjubkan sekali ternyata para ahli menemukan bahwa ada korelasi antara proses berpikir, merasa dan perilaku seorang manusia dengan proses yang terjadi pada otaknya. Secara umum ada bagian-bagian khusus pada otak manusia yang memiliki fungsi tersendiri pula. Perasaan perasaan pada seorang manusia semisal rasa senang, sedih, cinta, rindu, stress , ketakutan dan lain-lain, berdasar penelitian, ternyata berhubungan pula dengan proses-proses hormonal yang beragam, yang terjadi pada bagian tertentu pada otak manusia. Saya coba menjelaskan nya secara sederhana berdasarkan.

Pembagian otak manusia

Secara umum para ahli membagi otak manusia pada 3 bagian utama ; Basic Instinct, limbic system dan cortex. Yang menariknya ialah ternyata tingkatan bagian otak manusia tersebut berhubungan dengan proses evolusi makhluk hidup dari binatang yang paling rendah sampai manusia, sebagai makhluk hidup tertinggi.

Basic Instinct, nalur dasari atau dikenal juga sebagai otak reptilian/primitive karena ada juga pada setiap binatang sejak jaman dulu, berfungsi untuk mengatur fungsi-fungsi tubuh, agar berproses secara otomatis, semisal mengatur detak jantung, aliran darah dsb. Juga untuk fungsi dasar kehidupan spt ; survival, makan, mempertahankan kehidupan, reproduksi dll.

Otak pertengahan atau disebut juga Limbic system, selain pada manusia juga terdapat pada binatang yg tingkatannya lebih tinggi, yaitu mamalia. Bagian ini berfungsi mengatur proses emosional, merasa, karena itulah binatang mamalia seperti kucing, anjing memiliki perasaan yg tak dimiliki oleh binatang yg lebih rendah semisal kadal atau ular misalnya. Otak pertengahan ini juga memiliki fungsi berpikir secara sederhana.

Bagian selanjutnya yang posisinya tertinggi pada kepala manusia, namanya Neo Cortex dan ini hanya ada pada manusia. Pada bagian Cortex inilah terjadi proses berpikir yg mendalam, kebijakan, perenungan sampai proses transedental keberagamaan. Pada bagian inilah tampak kelebihan manusia sebagai makhluk yang paling mulia di dunia ini.

Proses hormonal dalam otak manusia

Pada berbagai bagian otak tersebut terjadi proses seperti proses kimiawi, dimana hormon-hormon pada otak manusia bereaksi, memberi masukan pada otak manusia yang selanjutkan akan memerintahkan bagian tubuh manusia untuk berfungsi/bergerak. Berdasar penelitian ternyata pada kondisi2 tertentu dimana manusia merasakan, seperti emosi, sedih, senang, jatuh cinta dll, ternyata pada bagian tertentu otak ada di produksi dan bereaksi jenis hormon2 tertentu pula.

Semisal saat orang jatuh cinta, ternyata bagian otak amigdala melepaskan hormone Oxitocyn, dan hormone ini mempengaruhi otak untuk memerintahkan anggota tubuh untuk melakukan fungsi-fungsi tertentu. Sehinggal orang yang jatuh cinta tersebut, jadi sering tersenyum, mukanya merah, degup jantungnya cepat dan lain-lain

Begitu pula misalnya saat seseorang marah, otak akan memproduksi hormone yang akan membuat aliran darah jadi cepat, muka jadi merah, gigi geraham beradu, otot meregang dan lain sebagainya sebagaimana orang yg marah siap untu berkelahi.

Pada ibu yang hamil, proses hormonal di dalam tubuhnya berkaitan dengan proses kehamilan nya, akan menimbulkan sebuah keinginan yang khas, dikenal dengan istilah “ngidam”, misalnya saat hamil tersebut, ia ingin makanan yang asam2, seperti buah2an. Ini sebuah keinginan yang timbul karena dorongan dari proses hormonal dalam tubuh yang sampai ke otak, dan tak melalui proses berpikir

Contoh praktis lain nya, ialah pada wanita dewasa yang mengalami proses menstruasi yang datang setiap bulan. Secara berkala pada tubuh seorang wanita terjadi perubahan hormonal yg berhubungan dengan fungsi reproduksinya. Perubahan hormonal tersebut memberi dampak juga pada otak, sehingga pada saat-saat tersebut, cenderung seorang wanita akan memiliki perilaku yang berbeda dari perilaku normalnya, misal mudah tersinggung, marah, sedih dll. Saat ia kembali normal, maka emosi kejiwaan nya akan normal kembali.

Proses penyimpanan memori

Pada otak seorang manusia juga terjadi proses penyimpanan ingatan atau memori. Perbandingan yang mudah ialah dengan membandingkan nya dengan penyimpanan memori sebuah computer. Memori yang menyimpan data pada sebuah computer akan menjadi bahan dasar sebuah computer untuk melakukan perintahnya. Begitu pula lah kira-kira yang terjadi pada penyimpanan memori/ ingatan seorang manusia, apa dan bagaimana memori yang tersimpan pada otak seorang manusia, akan mempengaruhi pula pemikiran nya. Sekolah adalah satu contoh praktis proses penyimpanan memori, ilmu dan keahlian yang dipelajari seorang manusia di sekolah akan menjadi dasarnya dalam berpikir dan bertindak.

Pada otak manusia, ada 2 jenis penyimpanan memori. Memori alam sadar ( conscious mind) dan memori alam bawah sadar ( unconscious mind ). Alam sadar, semisal ingatan pelajaran matematika di sekolah, kita bisa dengan mudah berhitung dengan memori ingatan tersebut. Alam bawah sadar ialah pengendapan memori dari berbagai pengalaman dan perasaan yg dialami seorang manusia. Dinamai bawah sadar, karena ingatan tersebut terekam tanpa kita sadari dan bisa tersimpan lama. Suatu saat ingatan tersebut akan terbangkitkan kembali karena proses tertentu. Semisal jaman sekolah dulu kita pernah mendengar sebuah lagu yg menarik, suatu saat dimasa tua, kita mendengar kembali lagu tersebut, maka bersamanya akan teringat pula berbagai memori di masa muda tersebut,

Tidak semua pengalaman hidup akan terekam dalam memori bawah sadar manusia, karena sebagian akan terlupakan. Pengalaman hidup yang berkesan, kesan yang baik atau kesan yg buruk akan tertanam kuat. Atau bisa juga pengalaman yang biasa-biasa saja, tapi karena terjadi berulang kali, akan tertanam kuat pula

Alam bawah sadar tak mudah untuk difahami, tapi sebenarnya alam bawah sadar ini lah yang banyak meberi pengaruh pada perilaku, karakter seorang manusia.

Alam Ruh

Apa yang dijelaskan di atas mengenai proses berpikir dan merasa yg terjadi di dalam otak manusia adalah hasil penelitian ilmiah. Namun ilmu pengetahuan tak bisa menjelaskan, mengapa semua proses itu terhenti sama sekali saat manusia meninggal dunia, padahal otak nya masih ada ?

Proses berpikir dan merasa yang terjadi dalam otak. Namun hakikatnya bukan otak sendirilah yang mengatur itu semua, adalah Ruh, jiwa, energy dalam diri manusia yang menggerakkan semuanya. Ruh ini dititipkan oleh Allah pada manusia sejak janin berusia 4 bulan dalam rahim seorang ibu, lahir ke dunia, sampai saatnya kelak ia meninggalkan dunia yg fana ini. Ruh adalah sebuah misteri besar didalam diri seorang manusia yg manusia sendiri tak bisa memahaminya.

Faktor luar yang mempengaruhi manusia

Tindakan dan perilaku seorang manusia, selain dipengaruhi faktor internal seperti; pikiran, perasaan seperti diuraikan di atas, ada juga factor di luar diri nya. Yaitu faktor dari lingkungan, sosial budaya dan alam sekitarnya. Dalam ilmu psikologi dikenal dengan istilah stimulans atau impuls.

Manusia sebagai makhluk sosial yang berinteraksi dengan lingkungannya, akan memberi dampak pengaruh terhadap pemikiran dan perilaku seorang manusia. Dalam istilah psikologi dikenal dengan istilah stimulus atau impuls.

Seberapa besar, pengaruh luar memberi dampak pada perilaku seorang manusia, tergantung dari karakter internal dirinya, seberapa kuat karakternya, seberapa tinggi ilmunya, seberapa kuat perasaan nya, seberapa banyak latar belakang ilmu yg dimiliki nya ?

Contoh sederhana dampak external ini, ialah karakter stereotype yg ada kemiripan nya pada orang2 yang berasal dari suatu latar belakang tempat ia lahir dan dibesarkan. Misal orang yg besar di alam tropis secara umum karakternya relative lebih halus, ramah akan berbeda dengan orang yg lahir dan besar di alam gurun pasir yang keras misalnya. Orang yang tumbuh besar di kampung yang terpencil, karakternya akan berbeda dengan orang yg tumbuh besar di kota besar.

Dalam kaidah agama, dijelaskan bahwa tindakan perilaku seorang manusia bisa dipengaruhi juga oleh pengaruh jelek dari setan, makhluk yang selalu menggoda manusia berbuat kejahatan. Seberapa kuat seorang manusia bisa kuat menghadapi godaan setan tergantung dari seberapa kuat pula keyakinan iman dan kepribadian nya.

Pengaruh dari luar bisa juga dalam bentuk komunikasi yang kita terima dalam berbagai bentuk media, seperti informasi, pelajaran, music, televise, iklan/advertisement dll. Sebagai contoh adalah iklan yang secara tak sadar kita temui di berbagai tempat, mulai dari televise, di tempat umum, di jalanan dan tempat-tempat lain nya. Iklan2 tersebut yg kita lihat, kita dengar, akan masuk dalam memori kita, biasanya pesan iklan telah dirancang sedemikian rupa sehingga akan kuat di ingat oleh kita sebagai sasaran konsumen dari iklan suatu produk misalnya. Media seperti Televisi atau internet yang membawa beragam informasi, bila sering ditonton dalam waktu yg lama, akan memberi pengaruh yang kuat pula, semisal kebiasaan menonton film kartun pada anak2, cerita pada film tsb akan teringat kuat pada memori anak2 dan secara tidak langsung akan mempengaruhi perilakunya.

Dengan penjelasan mengenai factor internal dan external yang menjadi dasar seorang manusia berpikir, merasa dan bertindak, kita sedikit mendapatkan gambaran mengenai manusia,walau sebenarnya masih ada misteri besar yang tak bisa difahami, seperti ruh manusia. Allah Sang Maha Pencipta yg lebih mengetahuinya.

Proses berpikir & merasa

Bagaimana seorang manusia berpikir, merasa dan bertindak, adalah berdasarkan pada berbagai proses yang saling berkaitan pada otak manusia tersebut. Secara sederhana ada pertarungan didalam diri seorang manusia antara berbagai pendapat dan keinginan yang begitu banyak dalam otak seorang manusia, sehingga akhirnya akan terwujud pada perbuatan nyata dari anggota badan nya, mulai dari perkataan mulutnya, tindakan anggota badan nya ( kaki, tangan, dll )

Perbuatan seorang manusia adalah hasil akhir dari proses berpikir dan merasa. Dari pemahaman tentang otak tadi kita bisa mulai bisa memahami proses nya. Dengan memahaminya kita bisa mulai mengendalikan nya.

Untuk memahami proses berpikir dan merasa yang terjadi pada seorang manusia berdasarkan penjelasan di atas, saya coba memberikan sebuah contoh praktis dalam kehidupan sehari-hari. Misal kebutuhan dan keinginan manusia untuk makan. Otak dasar (lower brain) yang menggerakan basic instinct, seperti keinginan makan ini akan memerintahkan anggota tubuh untuk mengisi perut dengan makanan. Secara hormonal rasa lapar membuat air liur dalam mulut berlimpah (dalam binatang hal tersebut tampak sekali, semisal anjing yg lapar, air liurnya keluar). Otak rasional di bagian cortex ( otak depan), akan mulai berpikir bagaimana cara mendapatkan makanan.

Dengan memori sadarnya ia akan mencari tempat makan yang enak, sesuai dengan uang yang dimilikinya. Alam bawah sadarnya ada merekam memori mengenai makanan enak kesukaan nya, maka timbul keinginan untuk mencari tempat makan yang menjual makanan kesukaan nya. Pikiran rasional yang lebih tinggi lagi, akan berpikir juga bahwa ia harus memilih makanan yang rendah kolesterolnya, karena ia mengalami gangguan jantung. Pikiran transedental religiusnya akan mengarahkan nya untuk memakan makanan yg halal, dibeli dengan uang yang halal juga.

Begitulah proses lengkap yang terjadi untuk memenuhi keinginan lapar akan makanan tersebut. Tampak rumit, tapi sebenarnya prosesnya terjadi dengan cepat dan singkat pada seorang manusia dewasa yang sudah cukup banyak memori dalam otaknya. Akan lain ceritanya bila anak kecil yang lapar, beda lagi prosesnya, relative akan lebih singkat, misal seorang bayi akan menangis bila lapar.

Contoh diatas adalah contoh proses normal, pada kondisi lain yang tidak normal, semisal orang yang kelaparan karena tersesat di tengah hutan lebat, akan lain lagi prosesnya. Orang yang sangat lapar, cenderung basic instinct lah yg mengendalikan dirinya. Ia tak sempat berpikir banyak, yang penting makan saja apa yang bisa dimakan. Tak peduli lagi,apakah makanan itu enak atau tak enak, halal atau haram. Yang penting perut kosong harus cepat diisi, itu adalah naluri dasar manusia. Bahkan bisa terjadi, kalau makanan yang ada terbatas, bisa jadi akan terjadi pertarungan antar manusia untuk memperebutkan nya.Mereka bisa saling bunuh hanya karena makanan. Pada kondisi seperti itu, naluri dasar manusia menjadi pengendali utama , proses yang sama saja pada binatang.

Karena itulah ada petuah. Janganlah memberi nasihat pada orang yang lapar, karena ia tak sempat lagi berpikir, yang ada hanyalah bagaimana perutnya bisa terisi, membuang rasa laparnya.

Manusia yang tak mendaya guna kan akal rasionalnya ( proses pada otak bagian cortex) , dan arah hidupnya ditentukan oleh keinginan berdasarkan nafsu nalur dasar (basic instinct), tak ada bedanya dengan binatang yang memang hidupnya hanya digerakkan oleh naluri dasar tersebut.

Demikian ulasan singkat penulis tentang pengaruh pikiran yang sedang kita alami dengan perubahan suasana pada perasaan. Keadaan terkadang juga menjadi faktor utama dari pola pikiran kita yang nantinya berpengaruh pula pada keadaan perasaan. Jadi pastikan bagaimanapun keadaan yang ada di sekitarmu, teruslah berusaha untuk selalu berfikir positif.

7 recommended
0 views
bookmark icon